Viral Dimedsos Tahu Goreng Menu MBG Ada Plester Bekas Luka

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Tangkapan Layar

Photo: Tangkapan Layar

BERITA SUKABUMI – Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif program unggulan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tercoreng oleh insiden temuan yang menjijikkan.

Pasalnya, seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cisaat nyaris mengonsumsi tahu goreng yang di dalamnya terdapat plester luka bekas. Videonya pun viral di media social (medsos).

Andri (23), kakak dari siswa penerima MBG menyatakan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Senin 20 Oktober 2025 kemarin, ketika adiknya membawa pulang menu MBG dari sekolah.

“Saat mau dimakan, menunya itu ada goreng tahu. Setelah digigit, kok ada yang keras,” ungkap Andri kepada awak media.

Setelah diperiksa lebih teliti, ditemukan plester luka menempel tersembunyi di balik kulit terigu gorengan tahu tersebut.

“Setelah dicek kulit terigu goreng tahu itu ada hansaplast-nya,” jelasnya.

Andri pun menyuarakan kekecewaan mendalam, terutama karena insiden ini terjadi pada program yang didengungkan sebagai upaya pemenuhan gizi anak sekolah.

Temuan ini memicu pertanyaan serius mengenai standar kebersihan dan pengawasan kualitas di dapur umum yang memproduksi menu MBG.

Sebelum memviralkan di media sosial, Andri mengaku telah melaporkan temuan itu ke pihak sekolah. Menu gorengan tahu tersebut juga disimpan sebagai barang bukti untuk memastikan kebenaran peristiwa itu.

Menanggapi skandal ini, Kepala Sentra Pengolahan Pangan dan Gizi (SPPG) Cigunung Desa Sukaresmi, Hana Nabilah Azmi menyampaikan permohonan maaf.

Hana menegaskan pihaknya tidak mengetahui adanya menu MBG dari dapur Cigunung yang lolos hingga terdapat plester luka.

”Pertama-tama, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini,” ucap Hana.

Pihak SPPG berjanji akan melakukan investigasi internal dan memperketat pengawasan proses masak untuk mencegah terulang kembali kelalaian fatal terkait keamanan pangan anak sekolah tersebut. (Eka Lesmana)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB