BERITA BEKASI – Dalam seminggu terakhir warga RW 024, Perumahan Villa Gading Harapan (VGH), Gerbang Timur, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, geger narkoba.
Pasalnya, narkoba yang dibungkus dalam plastic kecil ditemukan dibeberapa titik lokasi seperti dipinggir jalan lingkungan, pohon dan pot kembang depan rumah warga.
Kepada Matafakta.com, Ketua RT 001, Padmono mengatakan, awal kali ditemukan barang haram tersebut dilingkungan warga RT 002 yang kemudian mulai merambah ke wilayah RT 001.
“Kejadian awal kali ditemukan barang haram itu diwilayah RT 002, bermula dari adanya orang asing yang mencurigai dan membuang sesuatu dipinggir jalan,” terang Padmono, Sabtu (20/9/2025).
Setelah itu, kata Padmono, beberapa warga bersama Ketua RT 002, mulai sering mengawasi dan memantau lingkungannya khususnya menjelang malam hari.
“Mungkin karena warga RT 002, mulai ketat mengawasi sekarang mulai merambah ke wilayah RT 001. Karena wilayah RT 001 dengan RT 002 hanya seberangan jalan,” tutur Padmono.
Dalam seminggu terakhir, lanjut Padmono, warga RT 001 bersama beberapa warga RT 002 dan RT 003 yang aktif pantau lingkungan menemukan barang haram tersebut dibeberapa titik lokasi di wilayah RT 001.
“Barang tersebut ada yang ditemukan tergeletak dipinggir jalan lingkungan warga, pot bunga warga dan ada juga yang diselipkan dicabang pohon dekat Danau Perumahan wilayah RT 001,” tuturnya.
Dengan fakta itu, sambung Padmono, dirinya mencurigai bahwa wilayah RW 024 Perumahan VGH, sudah menjadi incaran lokasi aman untuk melakukan transaksi narkoba dari orang luar wilayah.
“Jadi mungkin barang itu ditaro dititik lokasi tertentu yang kemudian pembeli dikasih tahu titiknya. Selanjutnya, pembeli pura-pura lewat lalu tinggal ngambil,” ujarnya.
Untuk itu, tambah Padmono, pihaknya selaku Pengurus RT 001 mulai memperketat orang asing yang terlihat mencurigai dan mulai melarang orang luar nongkrong di daerah Danau.
“Kita juga mulai akan membuat himbauan atau larangan berupa banner yang akan dipampang dibeberapa titik lokasi diwilayah RT 001 untuk menghindari kesalahpahaman ketika menegor orang,” tandasnya.
Sementara itu, Koesnadi salah satu Tokoh Warga RT 001 menambahkan, bahwa kejadian hari ini boleh dibilang diwilayah Kebalen, sudah darurat narkoba.
Sebab, kata mantan Ketua RW 024 Periode 2011-2014 ini, transaksi narkoba sudah masuk kelingkungan warga. Bahkan seperti sudah tidak punya rasa sungkan atau takut lagi.
“Buktinya tadi ada salah satu warga yang menginformasikan bahwa ada orang datang kelingkungan nanyain barangnya yang hilang. Luar biasakan,” kata Koesnadi.
Karena sambung Koesnadi, semalam para Pengurus RT 001 bersama beberapa warga RT 002 dan 003 warga, melakukan sweeping beberapa lokasi dan menemukan barang haram tersebut.
“Disaksikan para Pengurus barang haram tersebut langsung dimusnahkan. Sifatnya spontan aja inisiatif para warga dan Pengurus yang ngak mau ribet lah kalau kata orang,” imbuhnya.
Dikatakan Koenadi, saat ini memang baik jajaran Pengurus RW maupun RT wilayah dan warga harus lebih peduli dan kompak untuk sama-sama menjaga lingkungan yang akhir-akhir serba rawan.
“Sekarang diwilayah, bukan hanya rawan maling atau pencurian sama begal aja, tapi sekarang juga sudah rawan narkoba. Bahkan boleh dibilang sudah darurat narkoba,” pungkas Koenadi.
Kontributor: Agus Lutfi






