Masyarakat Perdagangan Simalungun Resah Bandar Narkoba Maco Kebal Hukum

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BERITA SUMUT – Peredaran narkoba di Simpang Mayang Seberang, Perdagangan, Kabupaten Simalungun yang dikabarkan dibawah kendali jaringan Maco sampai saat ini masih bebas beroperasi.

Padahal, informasi peredaran narkoba jaringan Maco itu sudah viral melalui pemberitaan diberbagai media online. Namun, hingga kini Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah, terkesan enggan mengambil tindakkan.

Berdasarkan penelusuran media, diperoleh informasi bahwa kartel narkoba yang dikendalikan Maco itu setiap harinya meraup omset puluhan juta.

Kepada Matafakta.com, salah seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan mengungkapkan, aktifitas bisnis barang haram yang dikendalikan Maco berjalan secara rapi dan terstruktur layaknya kartel kerajaan.

“Jaringan ini sudah seperti pohon beringin bang, kuat sampai akarnya. Harus Polda yang turun Gunung. Jangan hanya pengguna yang ditangkapi itu hanya sebagai korban dan cipta kondisi saja,” terang sumber, Senin (15/9/2025).

Kalau memang, kata sumber, mereka serius, kenapa bukan bandarnya Maco yang ditangkap. Semua sudah tahu sepak terjang BD besar narkoba di Simalungun ini.

“Biar nyaman generasi muda kami disini bang, tidak rusak karena narkoba yang dijual bebas disini,” tungkasnya cemas.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Selamat Sirait saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyatakan, terima kasih atas informasi yang diberikan.

“Terimakasih infonya bang akan kami Lidik,” jawab AKP Henry, Senin 15 September 2025 sekira Pukul 22.27 WIB.

Menanggapi hal tersebut, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi menyatakan, meminta APH yang terkait agar segara mengambil tindakan nyata.

“Kami minta Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Sumut. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, agar serius menangani kasus peredaran narkoba di Simalungun ini,” tegasnya.

Karena narkoba, tambah Azmi, dapat merusak sendi kehidupan dan menghancurkan generasi muda kita.

“Bandar narkoba lebih berbahaya dari pada teroris, usut tuntas sampai keakar-akarnya,” pungkas Azmi. (Team)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB