BERITA SUMUT – Peredaran narkoba di Simpang Mayang Seberang, Perdagangan, Kabupaten Simalungun yang dikabarkan dibawah kendali jaringan Maco sampai saat ini masih bebas beroperasi.
Padahal, informasi peredaran narkoba jaringan Maco itu sudah viral melalui pemberitaan diberbagai media online. Namun, hingga kini Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah, terkesan enggan mengambil tindakkan.
Berdasarkan penelusuran media, diperoleh informasi bahwa kartel narkoba yang dikendalikan Maco itu setiap harinya meraup omset puluhan juta.
Kepada Matafakta.com, salah seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan mengungkapkan, aktifitas bisnis barang haram yang dikendalikan Maco berjalan secara rapi dan terstruktur layaknya kartel kerajaan.
“Jaringan ini sudah seperti pohon beringin bang, kuat sampai akarnya. Harus Polda yang turun Gunung. Jangan hanya pengguna yang ditangkapi itu hanya sebagai korban dan cipta kondisi saja,” terang sumber, Senin (15/9/2025).
Kalau memang, kata sumber, mereka serius, kenapa bukan bandarnya Maco yang ditangkap. Semua sudah tahu sepak terjang BD besar narkoba di Simalungun ini.
“Biar nyaman generasi muda kami disini bang, tidak rusak karena narkoba yang dijual bebas disini,” tungkasnya cemas.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Selamat Sirait saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyatakan, terima kasih atas informasi yang diberikan.
“Terimakasih infonya bang akan kami Lidik,” jawab AKP Henry, Senin 15 September 2025 sekira Pukul 22.27 WIB.
Menanggapi hal tersebut, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi menyatakan, meminta APH yang terkait agar segara mengambil tindakan nyata.
“Kami minta Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Sumut. Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, agar serius menangani kasus peredaran narkoba di Simalungun ini,” tegasnya.
Karena narkoba, tambah Azmi, dapat merusak sendi kehidupan dan menghancurkan generasi muda kita.
“Bandar narkoba lebih berbahaya dari pada teroris, usut tuntas sampai keakar-akarnya,” pungkas Azmi. (Team)






