FKMPB Bakal Ungkap Pungli Berjama’ah di Pasar Cikarang Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Pasar Cikarang Kabupaten Bekasi

Photo: Pasar Cikarang Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Disinyalir 5 pejabat Bupati Bekasi melindungi praktek pungutan liar (pungli) di Pasar Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Hal tersebut, dikatakan Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan menyoroti dugaan pungli berjama’ah di Pasar Cikarang.

“Kita akan ungkap itu. Itulah, sebabnya penderitaan para pedagang Pasar Cikarang tiada akhirnya sampai sekarang,” terang Eko, Minggu (14/9/2025).

FKMPB, kata Eko, menemukan kejanggalan dibalik proses revitalisasi Pasar Cikarang Kabupaten Bekasi yang sudah 10 tahun lebih tertunda tanpa adanya kejelasan.

“Ternyata telah terjadi penghapusan aset atau barang milik daerah berupa bangunan Gedung lama Pasar Baru Cikarang Nomor: 028/kep.432-BPKAD/2015,” jelas Eko.

Surat tersebut, lanjut Eko ditandatangani mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin pada tanggal 25 Desember tahun 2015 silam.

“Artinya, jelas bahwa setelah diputusnya aset tersebut tentu ada pemilik atas pelimpahan aset tersebut, karena bukan lagi menjadi kewenangan Pemda Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Lalu, sambung Eko, mengapa masih ada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Pasar Cikarang tersebut dengan bebas mengutip iuran? Kemana perginya iuran tersebut?.

“Apalagi tanpa karcis resmi retribusi. Dinas mana yang mengambil keuntungan atas pemerasan terhadap masyarakat atau para pedagang di Pasar Cikarang?,” sindirnya.

Lebih jauh Eko mengatakan, dengan fakta dan data, FKMPB akan terus bergerak mendalami dan akan melaporkannya ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

“Tega sekali menggantung nasib masyarakat para pedagang Pasar Cikarang, sehingga banyak pihak menderita sementara yang diatas menari-nari,” tuturnya.

“Pantas proses revitalisasi Pasar Cikarang diulur-ulur ternyata banyak pihak yang menikmati hasil aset yang tak bertuan?,” sambungnya.

Untuk itu, tambah Eko, FKMPB minta Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, segera menyelesaikan dugaan adanya permainan oknum-oknum pejabat Pemda Kabupaten Bekasi.

“Mohon ada tindakan segera dari Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, untuk menyelesaikan sebelum kami masyarakat bergerak lebih jauh,” pungkas Eko. (Hasrul)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB