Mahasiswa Tuntut Kejari Usut Dugaan Korupsi Baju Olahraga di Disdik Simalungun

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Aksi Mahasiswa di Kejari Simalungun, Sumatera Utara

Photo: Aksi Mahasiswa di Kejari Simalungun, Sumatera Utara

BERITA SUMUT – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Merdeka Untuk Rakyat, menggelar unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).

Aksi ini menuntut Kejari untuk segera mengusut tuntas dan menindak lanjuti laporan dugaan korupsi pengadaan baju olahraga pada jenjang pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Simalungun.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan spanduk besar bertuliskan “Pendidikan di Simalungun diamputasi”

Dugaan korupsi yang dimaksud dilakukan oleh vendor yang merupakan orang dekat Bupati Simalungun berinisial SB, WS dan juga WS.

Ketiga orang ini diduga menjadi dalang pengutipan uang sebesar Rp200.000 dan Rp240.000 dalam pengadaan baju olahraga.

Andry Napitupulu selaku pimpinan aksi mengatakan, kedatangan pihaknya ke Kejari Simalungun untuk menanyakan tindak lanjut dari laporan mereka pada 21 Juli 2025 lalu.

“Kami datang untuk menanyakan tindak lanjut dari laporan kami yang sudah mandek 52 hari dan belum ada tindak lanjutnya hingga saat ini,” ujar Andry dalam orasinya.

Andry menuntut dan mendesak agar Kejari Simalungun segera memanggil dan menindak ketiga terduga kasus korupsi pengadaan baju olahraga pada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.

Andry menegaskan, Kejari Simalungun tetap tegak lurus dalam penanganan tindak pidana korupsi.

“Kami mohon dukungan semua pihak, khususnya mahasiswa, agar langkah pemberantasan korupsi bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB