Pemkab Simalungun Tutup Mata Dugaan SPA Layani Esek-Esek

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lokasi Ruko SPA Griya Siantar

Foto: Lokasi Ruko SPA Griya Siantar

BERITA SUMUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara, terkesan tutup mata terhadap usaha SPA yang disinyalir juga melayani esek-esek atau plus-plus.

Tempat SPA yang dimaksud berlokasi di Jalan Asahan, Komplek Griya Siantar, tepatnya disamping Korem, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Kepada Matafakta.com, salah seorang sumber yang pernah menggunakan jasa pelacuran menceritakan pengalamannya ketika berkencan dengan wanita di SPA Griya Siantar tersebut.

“Selain pijat juga ada esek-eseknya bang dengan tarif yang bervariasi mulai Rp100 ribu pijat biasa hingga Rp500 ribu alias pijat plus-plus,” ungkapnya pada Sabtu 2 Agustus 2025 lalu.

Dilokasi itu, kata sumber, ada 5 tempat usaha SPA, namun sumber yang minta namanya dirahasiakan mengaku tidak mengetahui SPA lainnya apakah melayani pijat plus-plus.

“Dilokasi itu ada 5 usaha SPA bang, tapi ngak tahu apakah SPA lainnya juga melayani pijat plus-plus juga ngak tahu bang,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolsek Bangun, AKP. R. Simarmata ketika dimintai tanggapannya menegaskan, akan menindaklanjuti informasi adanya dugaan praktik prostitusi di SPA Griya Siantar tersebut.

“Akan kita monitor pak,” ucap AKP. R. Simarmata ketika dimintai tanggapan terkait kabar dugaan adanya prostitusi di SPA Griya Siantar tersebut.

Namun sayangnya hingga kini sejak dikabarkan adanya dugaan praktek prostitusi berkedok SPA di Jalan Asahan, Komplek Griya Siantar, tetap tampak kondusif. (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB