Ini Penjelasan Air Danau Toba Berubah Warna dan Puluhan Ton Ikan Mati

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Danau Toba, Samosir, Sumut

Foto: Danau Toba, Samosir, Sumut

BERITA SUMUT – Ikon alam dan kebanggaan Sumatera Utara (Sumut) yang selama ini dikenal akan kejernihan dan keindahannya, kini tengah menghadapi ancaman serius.

Dalam dua pekan terakhir, masyarakat dibeberapa wilayah di Kabupaten Samosir, melaporkan perubahan drastis pada warna air Danau yang tampak keruh dan kuning kecoklatan.

Fenomena ini tidak hanya merusak estetika dan nilai wisata, tetapi juga memunculkan kekhawatiran akan potensi bahaya kesehatan masyarakat serta kerusakan ekosistem air yang sangat vital bagi kehidupan lokal.

Perubahan ini terjadi disejumlah lokasi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara sejak 15 Juli 2025 yang lalu hingga saat ini.

Perubahan warna air Danau Toba inipun membuat mati puluhan ton ikan nila di keramba jaring apung milik warga.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Sumut, Edison Pasaribu, perubahan ini terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor.

“Faktor alam di musim kemarau panjang yang disertai angin kencang yang membuat ombak di Danau Toba menjadi besar,” terang Edison dalam videonya yang diterima Matafakta.com, Kamis (24/7/2025) kemarin.

“Hingga arus air di kedalaman Danau Toba membuat endapan lumpur dan naik ke permukaan,” sambungnya.

Sementara, lanjut Edison, faktor lain seperti endapan limbah dari penggunaan pakan ikan nila di keramba jaring apung milik warga dan penggunaan pupuk pertanian di sawah serta limbah domestik masyarakat.

“Sehingga menyebabkan meningkatnya kadar amoniak hingga oksigen dalam air Danau Toba mengalami penurunan hingga mencapai 4 hingga 3,9 miligram per liter,” ujarnya.

Meski begitu, tambah Edison, air Danau Toba yang mengalami perubahan warna akibat endapan lumpur yang naik ke permukaan, masih aman untuk digunakan oleh warga.

“Berdasarkan hasil sampel laboratorium yang dilakukan DLH Samosir, air Danau Toba masih aman untuk digunakan warga.  (M. Siregar)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB