Kejati Pabar Wujudkan Janji Bangun Gedung Sekolah SD Sowi

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Dasar Sowi Indah di Kampung Rouwrouw, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari

Sekolah Dasar Sowi Indah di Kampung Rouwrouw, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari

BERITA PAPUA – Janji Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat untuk membangun gedung baru Sekolah Dasar Sowi Indah di Kampung Rouwrouw, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, akhirnya terwujud.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Kejati Papua Barat, Muhammad Syarifuddin, bahwa pembangunan gedung baru itu diharapkan memberikan kenyamanan bagi siswa dan guru saat kegiatan belajar mengajar.

Alhamdulillah kurang lebih dua bulan pembangunan rampung. Kondisi bangunan sebelumnya sangat tidak layak digunakan,” ucap Syarifuddin seusai peresmian gedung baru SD Sowi Indah, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (14/6/2025).

Ia mengatakan peresmian bangunan sekolah sudah dilaksanakan pada 5 November 2024 yang didukung oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat sekaligus penyaluran sembako dari para donator.

“Institusi Kejaksaan tidak hanya fokus terhadap tugas pokok penegakan hukum, melainkan turut mendorong pemerataan akses pendidikan bagi generasi muda di seluruh Tanah Papua,” tutur Kajati Pabar.

Dijelaskannya, ketersediaan sarana prasarana pendidikan yang memadai berdampak positif terhadap upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan mutu sumber daya manusia (SDM) Papua di masa datang.

“Kami mendorong pemerintah daerah supaya lebih peduli dengan kondisi pendidikan, karena masih ada sekolah yang memprihatinkan,” jelas Syarifuddin.

Menurut dia kegiatan belajar mengajar di SD Sowi Indah yang dikelola oleh Yayasan Cahaya Papua Barat patut diapresiasi karena tidak memungut biaya sepeserpun.

Hal itu sudah semestinya diterapkan seluruh Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten se-Papua Barat, sehingga tidak lagi ditemukan generasi muda yang putus sekolah.

“Pemerintah Daerah harusnya bisa (sekolah gratis). 20 persen APBN untuk pendidikan, ditambah dana otonomi khusus, apalagi yang kurang,” ujar Syarifuddin.

Sementara itu, pendiri Yayasan Cahaya Papua Barat Thresia Ngutra mengatakan, hampir empat tahun kegiatan belajar mengajar siswa di SD Sowi Indah menggunakan bangunan bekas meubel kayu.

Kepedulian dan respons cepat dari Kejati Papua Barat memberi harapan baru bagi seluruh siswa termasuk para guru yang selama ini berjuang dalam keterbatasan sarana prasarana.

“Terima kasih banyak buat Pak Kajati dan jajarannya yang sudah bantu membangun gedung baru,” ucap Theresia.

Ia mengaku setelah Kejati Papua Barat melakukan pembangunan gedung baru, sumbangan terus berdatangan dari berbagai sumber termasuk Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten.

Bantuan yang telah diterima antara lain baju seragam, sepatu bagi 34 siswa SD, meja, kursi, televisi, serta laptop dan ke depannya akan dibangun gedung permanen dengan luas lahan 3.065 meter persegi.

“Sebelumnya, kami sudah terima bantuan seperti buku dan lainnya, tapi kalau bangunan baru Kejati yang lakukan,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB