Informasi Pemudik “Berburu Takjil di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera”

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Berburu Takjil Bagi Para Pemudik

Lokasi Berburu Takjil Bagi Para Pemudik

BERITA SUMATRA – PT. Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berkomitmen memberikan kenyamanan bagi pengguna Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), terutama selama bulan suci Ramadhan 2025.

Selain memastikan kelancaran perjalanan, Hutama Karya juga merekomendasikan berbagai kuliner khas daerah yang mudah diakses dari JTTS sebagai pilihan berbuka puasa bagi pemudik.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan, perusahaan ingin memberikan pengalaman mudik yang tenang dan menyenangkan  dimana mudik bukan hanya tentang perjalanan yang lancar, tetapi juga tentang menikmati kuliner khas di sepanjang rute perjalanan.

“Perjalanan mudik yang lancar harus dibarengi dengan asupan energi yang cukup, apalagi di bulan puasa seperti ini. Di sekitar ruas-ruas JTTS, banyak pilihan kuliner khas daerah yang bisa jadi tempat singgah untuk berbuka,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menyampaikan, sejumlah pilihan tempat makan dapat disinggahi untuk berbuka puasa dan mudah diakses dari JTTS, mulai dari hidangan khas Minang, seafood segar, hingga mie Aceh yang kaya rasa.

Diwilayah Sumatera bagian selatan, pemudik yang melintas di ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar dapat mencicipi sajian khas Kapau di Nasi Kapau Minang Indah yang berlokasi di Bandar Lampung.

Restoran ini dapat diakses dalam waktu sekitar 10 menit dari Gerbang Tol (GT) Itera Kotabaru. Sementara itu, di Palembang terdapat Pempek Sentosa yang menawarkan beragam pilihan pempek, berjarak hanya 10 menit dari GT Palembang di Jalan Tol Palembang – Indralaya.

Bagi pemudik yang melintas di Sumatera bagian tengah, Rumah Makan Pak Datuk di Dumai dapat menjadi pilihan tempat berbuka untuk menikmati berbagai menu khas Padang. Salah satu restoran legend ini dapat dijangkau dalam waktu 20 menit melalui GT Dumai.

Selain itu, di Pekanbaru pemudik dapat pula mampir berburu takjil ke Pasar Ramadhan di Jl. WR Supratman, Riau dimana dapat dijangkau hanya 30 menit dari GT Pekanbaru.

Sementara di wilayah Padang Pariaman, RM Lamun Ombak Pasar Usang yang menyajikan nasi Padang dengan berbagai pilihan lauk dapat diakses dalam waktu hanya 16 menit dari GT Padang di Jalan Tol Padang – Sicincin yang difungsionalkan mulai 24 Maret 2025 mendatang.

Di Sumatera bagian utara, pemudik yang melintasi Medan dan sekitarnya dapat menikmati aneka hidangan seafood di Rumah Makan 100 yang berlokasi di Kab. Batu Bara, hanya sekitar 3 menit dari GT Indrapura.

Sementara itu, bagi pemudik yang melintasi Aceh dapat menyisihkan waktu berbuka menikmati mie Aceh dengan cita rasa autentik di Mie Razali. Restoran ini dapat dijangkau dalam waktu sekitar 28 menit dari Gerbang Tol Baitussalam di Jalan Tol Sigli–Banda Aceh.

Selain menghadirkan rekomendasi kuliner yang dapat diakses dengan mudah dari JTTS, Hutama Karya juga memastikan berbagai fasilitas di sepanjang tol tetap optimal demi kenyamanan pemudik.

“Dengan adanya informasi ini, perjalanan mudik diharapkan dapat terasa lebih tenang dan menyenangkan. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan diri sebelum melintas dengan memastikan memiliki kartu uang elektronik serta dalam kondisi fisik yang prima,” tutup Adjib Al Hakim.

Untuk informasi terkini mengenai pelayanan mudik di Jalan Tol Trans Sumatera agar dapat memantau media sosial @HutamaKaryaTollroad dan @Hutamakarya atau website resmi Hutama Karya di www.hutamakarya.com.

Sekilas Tentang Hutama Karya

PT. Hutama Karya (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pengembangan infrastruktur dan pengelolaan jalan tol. Kami menyediakan berbagai layanan, antara lain konstruksi, investasi jalan tol, operasi dan pemeliharaan jalan tol, manufaktur, serta pengembangan properti dan kawasan.

Dalam visinya sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia, Hutama Karya terus berkolaborasi dengan empat anak perusahaan dan dua Special Purpose Vehicle (SPV) untuk mengoptimalkan inovasi di setiap lini bisnisnya, sehingga tetap berperan penting dalam mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur di Tanah Air untuk untuk mewujudkan Asta Cita Pemerintah.

Keempat anak perusahaan tersebut antara lain: PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang fokus pada jasa konstruksi, PT. Hakaaston (HKA) yang menangani operasi dan pemeliharaan jalan tol, PT. Hutama Karya Realtindo (HKR) yang bergerak di bidang pengembangan properti dan PT. Hutama Marga Waskita (Hamawas) yang berfokus pada pengelolaan jalan tol. Sementara kedua SPV nya adalah PT. Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP) dan PT. Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL). (Abdul Makmur)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB