Demi Raup Untung Besar, Diduga CV. RFS Kurangi Kualitas Pekerjaan

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pekerjaan Jalan Pulo Asem-Lingkar Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Proyek Pekerjaan Jalan Pulo Asem-Lingkar Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

BERITA BEKASI – CV. Rama Fazar Sejahtera (PT. RFS) selaku kontraktor lokal secara terang-terangan mengurangi volume ketebalan beton readimix K-100 dalam proyek pekerjaan Jalan Pulo Asem-Lingkar Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi, tersebut, ditengarai PT. RFS hanya ingin meraup untung besar.

Hal itu mendapat kritikan keras dari Ketua Umum Lembaga Independen Anti Rasuah (LIAR), Nofal Juanda mengatakan, pekerjaan rekontrukasi pelapisan ulang beton merupakan proses yang melibatkan pembuangan lapisan atas beton dan menggantinya dengan lapisan baru.

“Artinya dikerjakan dari dasar dengan pemadatan batu kapur. Lapisan pondasi atas dengan agregat, hingga lean creat menggunakan beton K-100. Kalau kontraktor professional tentu paham itu,” sindir Nofal kepada Matafakta.com, Minggu (16/3/2025).

Dikatakan Nofal, dalam ketentuan lean create K-100 ketebalan harus 10 centimeter namun fakta dilapangan PT. RFS mengurangi dengan cara-cara curang, tidak menggunakan kuring saat setelah beton FS 45 diratakan dan mengeras. Namun anehnya hal tersebut, dibiarkan Konsultan Pengawas.

“Saya juga melihat pemadatannya tidak menggunakan alat berat, volume pekerjaan dikurangi, beberapa tehknis tidak dikerjakan. Ini jelas bisa berdampak terhadap hasil kualitas pekerjaan dari beberapa volume yang dikurangi dengan sengaja tersebut,” ungkapnya.

“Patut kita menduga kontraktor hanya memikirkan untung besar dari pekerjaan tersebut ketimbang kualitas. Bahkan terhadap volume item pekerjaan lainnya pun akan ikut berkurang terhadap volume beton FS 45 jelas disitu adanya potensi kerugian Negara,” sambung Nofal.

Untuk itu, lanjut Nofal, pihaknya meminta Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi (DSDABMBK), Kabupaten Bekasi untuk mengkaji ulang perusahan-perusahaan yang diduga telah melakukan kecurangan seperti pekerjaan rekontruksi Jalan Pulo Asem-Lingkar Babelan.

“Sebab, jika hal ini dibiarkan, maka mutu dan kwalitas pekerjaan tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dan merugikan Keuangan Daerah yang digelontorkan namun tidak mendapatkan hasil atau kualitas yang sesuai,” pungkas Nofal (Aji)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB