GMBI Bakal Bela Warga Soal Akses Jalan Ditutup Developer Bumi Sakinah 2

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Akses Jalan Warga

Lokasi Akses Jalan Warga

BERITA BEKASI – Ketua KSM LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Babelan, Rosul atau biasa disapa Chire bersama KSM Tarumajaya, menyesalkan adanya penutupan akses warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, Kabupaten Bekasi.

“Meski dalihnya lahan tersebut diakui bagian milik pengembang Perumahan Sakinah 2. Ada tata krama kalau yang berkaitan dengan masyarakat atau kepentingan umum,” tegas Rosul kepada Matafakta.com, Minggu (16/2/2025).

Terlebih lagi, sambung Rosul, keberadaan warga Kampung Tambun Kutut, sudah lebih dulu ada ketimbang Developer PT. Buana Media Nusantara selaku pihak pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2 yang sudah menjadi akses keluar masuk warga.

“Seharusnya, keberadaan pengembang Perumahan membawa dampak positif bagi warga setempat, bukan malah sebaliknya mematikan akses warga. Duduk bareng dan berikan solusi, bukan main tutup aja,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Rosul KSM Babelan bersama KSM Tarumajaya akan terus mengawal dan membantu warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumaja agar mendapatkan solusi terkait akses jalan warga.

“Sesuai informasi upaya mediasi sudah dilakukan dengan mengundang beberapa pihak terkait untuk bermusyawarah di Kantor Desa Pahlawan Setia. Namun pihak pengembang Perumahan dan Kepala Desa tidak hadir, sehingga belum ada keputusan,” tandas Rosul.

Sebelumnya diberitakan, akses keluar masuk warga Kampung Tambun Kutut, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, ditutup Developer Perumahan Bumi Sakinah 2 pada Sabtu 15 Februari 2025, dengan dalih jalan tersebut menjadi bagian lahan miliknya.

Diketahui, PT. Buana Media Nusantara selaku pihak pengembang Perumahan Bumi Sakinah 2, memiliki lahan seluas 67.298 M2, termasuk lokasi lahan yang sudah sejak lama menjadi akses keluar masuk warga setempat.

Berdasarkan keterangan warga setempat, sudah beberapa minggu yang lalu akses Jalan Lingkungan masyarakat tersebut telah ditutup sebagian dengan membangun pondasi permanen di badan Jalan dan Penyegelan. (Hasrul)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB