Terkait Rusaknya RSUD Dr. Adjidarmo: Kejari Lebak Serahkan ke APIP

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Adjidarmo Lebak, Provinsi Banten

RSUD Adjidarmo Lebak, Provinsi Banten

BERITA LEBAK – Peristiwa rusaknya Rumah  Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Adjidarmo di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, kini memasuki babak baru.

Peristiwa ambruknya Rumah Sakit yang dibangun melalui APBD tahun 2023 mencapai Rp 16,7 miliar itu, kini sudah ditangani Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kabupaten Lebak.

Hal itu, dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Lebak, Devi Freddy Muskitta, melalui Kepala Seksi Intelejen (Kasie Intel) Kejari Lebak, Puguh saat dikonfirmasi wartawan.

“Ya benar permasalahan ini sudah kami serahkan ke APIP,” ujar Puguh, Kamis (30/1/2025) kemarin.

Hanya saja Puguh tidak bisa memastikan APIP butuh waktu berapa lama untuk menyelesaikan permasalahan ambruknya RSUD Dr. Adjidarmo tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum Komite Pemantau Perilaku Jaksa (Koppaja), Mr. Mukhsin Nasir, meminta pihak Kejari Kabupaten Lebak menyelidiki rusaknya RSUD Dr. Adjidarmo di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Langkah itu perlu dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait RSUD Adjidarmo,” ujar Mukhsin.

Dikatakan Mukhsin, pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengeluhkan kondisi RSUD Dr. Adjidarmo yang plafonnya ambrol yang dapat mengancam keselamatan pengunjung.

Padahal, pembangunannya belum setahun selesai. Seharusnya pihak kontraktor yang membangun RS itu maupun manajemen RS memperbaikinya.

Ironisnya, pihak manajemen RSUD Dr. Adjidarmo dan pihak kontraktor terkesan tak peduli dengan kerusakan tersebut. (Syam)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB