Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alvin Lim, SH, MH

Foto: Alvin Lim, SH, MH

BERITA JAKARTA – Dalam Quotient TV, pendiri LQ Indonesia Law Firm, Advokat Alvin Lim membahas topik tentang kasus Vina Cirebon vs Jessica, karena banyak masyarakat yang menanti komentar dan opini dari Alvin Lim untuk kasus ini.

Dikatakan Alvin, untuk kasus Vina Cirebon ini bisa dibilang dan dapat disimpulkan bahwa kasus ini adalah kasus Jessica Jilid 2, Kasus Jessica yang pada saat itu ditangani pengacara kondang dan senior Otto Hasibuan, dimana Jessica divonis bersalah.

“Disini dapat dilihat bahwa kasus Jessica dan Vina Cirebon adalah contoh salah satu wujud dari pekerjaan oknum dan mafia hukum di Indonesia. Masyarakat khalayak luas sudah mengetahui dan sudah menjadi rahasia umum bahwa terjadi penyelewengan dan banyak kejanggalan-kejanggalan,” kata Alvin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, sambung Alvin, diakui oleh para pihak bahwa kasus Jessica itu adalah kasus yang dimana belum cukup alat bukti, karena hanya ada satu alat bukti tetapi Hakim berkenyakinan bahwa Jessica bersalah, maka divonis bersalah.

“Keputusan ini sebenarnya melanggar Pasal 183 KUHAP, karena pada pasal itu menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Ia memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana benar-benar terjadi dan bahwa terdakwalah yang bersalah melakukannya,” jelas Alvin.

Baca Juga :  Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

Hal yang sama, lanjut Alvin, kemungkinan akan terjadi pada kasus Vina Cirebon dimana polisi sudah menetapkan Pegi sebagai tersangka utama yang setelah 8 tahun kasus berlalu dan baru viral kembali dan Pegi baru di tetapkan sebagai tersangka.

“Tetapi banyak pihak berspekulasi bahwa Pegi yang sekarang ditetapkan sebagai tersangka utama adalah aktor sesungguhnya dalam kasus pembunuhan tesebut. Banyak kejanggalan yang bisa kita lihat dari keterangan saksi maupun saksi kunci dimana keterangannya menimbulkan kejanggalan dan bertentangan dengan logika kita,” tutur Alvin.

Tetapi sebagaimana yang kita lihat dan bisa kita simpulkan dalam proses hukum jika kasus ini berjalan bisa dipastikan bahwa Pegi akan divonis bersalah, karena yang seperti yang sudah kita ketahui Polisi, Kejaksaan dan Hakim ini dalah tiga serangkai.

“Jadi jika ada perkara yang sudah ditetapkan tersangka oleh Kepolisian, Kejaksaan kemungkinan besar akan langsung memproses pelimpahan P21 untuk kemudian disidangkan,” ujarnya.

Ketika disidangkan Jaksa sudah memindahkan tanggung jawabnya kepada Hakim dan Hakim kemungkinan besar tidak akan melepaskan dan memvonis tidak bersalah, karena jika ada tuntutan Jaksa tetapi Hakim memvonis tidak bersalah maka Hakim tersebut akan diperiksa.

Baca Juga :  Advokat Kondang Alvin Lim Buka Konsulting Keuangan Options Amerika

“Inilah salah satu bukti penegakan hukum yang sudah rusak. Untuk kasus Vina Cirebon ini, saya melihat bahwa Kepolisian tidak akan perduli pada opini masyarakat dan Kepolisisan akan tetap memproses hukum Pegi Setiawan,” imbuhnya.

“Jadi walaupun nantinya akan diadakan praperadilan, kemungkinan besar Praperadilan itu akan ditolak dan kasus hukum akan berlanjut di Pengadilan dan berakhir dengan Pegi Setiawan dan ditahan dan dipenjara,” tambah Alvin.

Saran dan opini Advokat Alvin Lim untuk kasus Vina Cirebon ini adalah kasus Jilid 2 dari Jessica, dimana saat diviralkan kembali setelahnya mau dilakukan upaya-upaya hukum tetapi tidak bisa, karena sistem hukum yang ada saat ini tidak bisa memberikan peluang untuk bisa merubah putusan hukum dan putusan hukum dan putusan pidana sebelumnya.

TENTANG LQ INDONESIA LAWFIRM

LQ Indonesia Law Firm adalah firma hukum terdepan dalam penanganan kasus pidana, keuangan dan ekonomi khusus. LQ Indonesia Law Firm memiliki cabang di 4 Kota dan dapat di hubungi di hotline:

Kantor Pusat 0817-4890-999

Tangerang 08179999489

Jakarta Barat 08111-534489

Surabaya 0818-0454-4489

Email di [email protected]

(Indra)

Berita Terkait

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk
Advokat Kondang Alvin Lim Buka Konsulting Keuangan Options Amerika
Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi
Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin
Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam
Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya
Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin
Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 00:38 WIB

Madinah Sentil Walikota Bekasi “Ngasih Semangkok Bakso Ngeraup Sekarung”

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:59 WIB

Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:20 WIB

Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Berita Terbaru

Foto: Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW), Indra Sukma

Seputar Bekasi

Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”

Minggu, 21 Jul 2024 - 23:59 WIB

Ilustrasi Judi Online

Berita Utama

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:42 WIB

Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA)

Berita Daerah

KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:16 WIB

Foto: Advokat Alvin Lim

Berita Utama

Advokat Kondang Alvin Lim Buka Konsulting Keuangan Options Amerika

Minggu, 21 Jul 2024 - 18:50 WIB