Proyek Patuha-Dieng, Komisi Hukum DPR RI Bakal Panggil Petinggi PT. Pertamina

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Hukum DPR RI Akan Panggil Petinggi PT. Pertamina

Komisi Hukum DPR RI Akan Panggil Petinggi PT. Pertamina

BERITA JAKARTA – Politisi dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta agar Komisi Hukum DPR RI untuk segera memanggil pimpinan KPK, PT. Pertamina, Direktur Jendral Kekayaan Negara, Bank Rakyat Indonesia dan Bank Negara Indonesia, dalam sengketa hukum proyek Patuha-Dieng antara PT. Bumigas Energi (BGE) dan PT. Geo Dipa Energi (GDE).

Rencananya pemanggillan oleh Komisi 3 DPR RI kepada sejumlah pihak, terkait efek dari persoalan penerbitan surat KPK Nomor: B/6004/LIT.04/10-15/09/2017 yang diklaim merugikan nama baik serta keuangan PT. BGE sebesar Rp400 miliar, ihwal bisnis tender pembangunan dan pengelolaan Pembangkit ListrikTenaga Panas Bumi (PLTPB) yang berlokasi di Dieng Jateng dan Patuha Jabar.

“Supaya berimbang dan lebih fair kami mengusulkan untuk memanggil PT. GDE, PT. Pertamina sebagai pemegang saham, Direktur Jendral Kekayaan Negara, direksi PT. GDE plus BRI dan BNI yang mengabulkan dana. Padahal masih bersengketa tetapi tetap membiayai,” ucap Hinca diruang Komisi III DPR RI saat menggelar Rapat dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dihadiri Kresna Guntarto selaku Kuasa Hukum dan David Randing sebagai Dirut PT. BGE, Rabu (19/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya Hinca menyampaikan soal energi terbarukan ditengah krisis energi pada tahun 1997 saat Presiden Suharto terpaksa menangguhkan 27 proyek di Indonesia, termasuk PLTPB Dieng-Patuha.

Baca Juga :  Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

“Apakah ada perusahaan di Indonesia yang sukses mengelola energi baru dan terbarukan atau EBT,?” tanya Hinca kepada Dirut PT. BGE, David Randing.

David pun menjawab, “Belum ada yang berhasil. Karena perusahaan mereka awalnya bersama-sama kami pada tahun 2005. Pertama perusahaan milik Prayogo Pangestu. Tetapi mereka (perusahaan) bisa berjalan, karena tidak ada gangguan. Begitu pun kami, kalau tidak diganggu tentunya proyek 300 megawatt sudah beroperasi. Dan sumbangsihnya untuk energi baru dan terbarukan,” jelasnya.

Hinca kembali bertanya soal kepemilikan PT. GDE, apakah perusahaan swasta atau milik badan usaha milik negara. “PT. GDE ini BUMN atau bukan. Siapa pemiliknya?” cecar dia lagi.

David menjelaskan, “Awalnya tahun 2002 pembentukan PT. GDE pemegang saham mayoritas PT. Pertamina sebesar 67 persen saham dan 33 persen saham adalah PLN. Dan itu bukan BUMN walaupun pemegang sahamnya adalah BUMN,” tutur David.

Singkat cerita, setelah terbentuk perusahaan, PT. GDE melakukan bisnis tender (beauty contes) dan PT. BGE keluar sebagai pemenang tender. Dalam kontrak kerja itu tertulis PT. BGE sebagai investor pendana, kontraktor serta mengelola bisnis PLTPB.

Baca Juga :  Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya

“Jadi PT Bumigas ini yang mempunyai pengalaman, pengetahuan dan keuangan untùk menjalankan bisnis ini,” kata Hinca menegaskan. “Betul,” sahut David.

David memaparkan, dalam kontrak kerja tersebut, disebutkan PT. BGE akan mengerjakan 5 proyek PLTPB yakni tiga unit proyek ada di Patuha 1, 2 dan 3.

“Dan dua unit lagi ada di Dieng. Dieng 2 dan Dieng 3. Masing-masing satu unit 60 megawatt,” ujar dia.

Sepengetahuan David, ada satu proyek yang telah dijalankan oleh PT. GDE, namun dengan menggunakan dana negara pada saat kontrak kerja PT. BGE sedang berjalan.

Mendengar penjelasan tersebut, Hinca kembali bertanya, “Jadi PT Geo Dipa yang menjalankan proyek Patuha 1 saat kontrak kerja masih berjalan. Apakah boleh itu dijalankan?” tanya Hinca kembali.

“Tidak boleh,” ucap David. Hinca pun kembali bertanya apakah kontrak proyek Patuha 1 yang dijalankan PT. GDE, berada diluar kontrak dengan PT. BGE. “Betul,” tegas David.

David memapaparkan pembiayaan proyek PLTPB Patuha 1 yang dikerjakan oleh PT. GDE berasal dari dana Bank Negara Indoenesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Jadi apakah boleh PT. GDE mendapatkan dana dari bank ketika masih ada sengketa?,”. “Seharusnya tidak. Itu abuse of power,” timpal David lagi. (Sofyan)

Berita Terkait

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk
Advokat Kondang Alvin Lim Buka Konsulting Keuangan Options Amerika
Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi
Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin
Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam
Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya
Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin
Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:42 WIB

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Jumat, 19 Juli 2024 - 23:28 WIB

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:29 WIB

Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:19 WIB

Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:00 WIB

Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:59 WIB

Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:16 WIB

Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:55 WIB

Bubarkan Polri, Alvin Lim: Masyarakat Sudah Muak Dengan Oknum Polri

Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Blitar

Berita Daerah

Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja

Senin, 22 Jul 2024 - 08:24 WIB

Foto: Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW), Indra Sukma

Seputar Bekasi

Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”

Minggu, 21 Jul 2024 - 23:59 WIB

Ilustrasi Judi Online

Berita Utama

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:42 WIB

Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA)

Berita Daerah

KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:16 WIB