Bos Sinar Mas Dipolisikan Dugaan Pemalsuan ke Polda Metro Jaya

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alvin Lim, SH, MH (Kiri) Bersama Freddy Widjaja (Tengah)

Foto: Alvin Lim, SH, MH (Kiri) Bersama Freddy Widjaja (Tengah)

BERITA JAKARTA – Bos Sinar Mas Franky Oesman Widjaja dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh adik tirinya, Freddy Widjaja, terkait dugaan pemalsuan yang diduga dilakukan salah satu orang terkaya di Indonesia itu.

“Kita laporkan terkait dugaan penggunaan akta lahir palsu yang digunakan untuk membuat KTP, paspor dan sebagainya,” ujar Freddy Widjaja kepada awak media usai membuat laporan polisi, Senin (27/5/2024).

“Termasuk, akta perusahaan sehingga harta-harta mendiang almarhum Bapak Eka Tjipta Widjaja yang diduga digelapkan,” tambah Freddy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, Freddy menyebut, bahwa akta lahir yang diduga palsu itu digunakan untuk mengalahkannya dalam sengketa Kasasi di Mahkamah Agung (MA).

“Jadi surat diduga palsunya itu dipakai di Pengadilan di MA untuk proses Kasasi. Jadi dia menggunakan data diduga palsu itu untuk memenangkan putusan,” tandas Freddy.

Baca Juga :  Di Quotient TV, Alvin Lim: Nasib IKN Jika Tanpa 9 Naga

Sementara, Kuasa Hukum Freddy Widjaja, Alvin Lim, SH, MH dari LQ Indonesia Law Firm menegaskan, jika terbukti dan dinyatakan palsu oleh Kepolisian, maka pihaknya akan meminta pembatalasan putusan.

“Ya kita lihat nanti hasilnya. Jika terbukti dan dinyatakan palsu oleh Kepolisian kita akan meminta pembatalan putusan tersebut,” tegas Alvin, Selasa (28/5/2024).

Alvin berharap, Polda Metro Jaya bisa menindaklanjuti laporan dengan nomor registrasi: LP/B/2907/V/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 27 Mei 2024 itu. Sebab, sesungguhnya hal ini, merupakan perkara remeh-temeh yang polisi mudah untuk mengusutnya.

“Kita berharap Kepolisian, Kapolda Metro Jaya untuk berani menindaklanjuti. Ini sebenarnya perkara sepele yaitu dugaan akta lahir palsu dimana akta lahir itu digunakan, kita nggak tahu siapa yang bikin, tapi digunakan oleh si pelaku,” ujar Alvin.

Baca Juga :  Pengamat Hukum Kritisi Kejagung Soal Tersangka Korupsi Timah Tak Ditahan

“Nah itu yang kita laporkan Pasal 266 ayat 2 yang memberikan keterangan palsu dalam akta autentik. Itu ancaman hukumannya 7 tahun pidana,” sambungnya.

Sebagai barang bukti, Freddy dan Alvin membawa surat dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang menyatakan bahwa Franky tak terdaftar saat lahir.

“Bukti yang kami serahkan, fotokopi, surat dari Disdukcapil yang menyatakan dia tidak terdaftar waktu lahir tersebut, terus copy dari buku registernya dari sana dan putusan PK dimana dia memasukkan surat tersebut ke dalam alat bukti,” pungkas Alvin. (Indra)

Berita Terkait

Pengamat Hukum Kritisi Kejagung Soal Tersangka Korupsi Timah Tak Ditahan
Waduh…!!!, Uang Jema’at Gereja GBI CK-7 Dimasukan Kerugian KSP Indosurya
Penipuan Oknum Pendeta Rp53 Miliar Masyarakat Minta GBI CK-7 Ditutup
Ini Kata Ketua JNW Seputar Pro Kontra Pembatalan Proyek PSEL Kota Bekasi  
Di Quotient TV, Alvin Lim: Nasib IKN Jika Tanpa 9 Naga
Prapid Judol, Hakim Tunggal PN Jakpus Peringatkan Satgas dan Penyidik Polri
Jiwa “Korsa” Jampidum Soal Puluhan Senpi Tak Dimusnahkan Dipertanyakan
7 Tahun Sudah Proses Hukum Hak Prof. Ing Mokoginta Tanpa Kejelasan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 06:44 WIB

Pengamat Hukum Kritisi Kejagung Soal Tersangka Korupsi Timah Tak Ditahan

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:21 WIB

Penipuan Oknum Pendeta Rp53 Miliar Masyarakat Minta GBI CK-7 Ditutup

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Ini Kata Ketua JNW Seputar Pro Kontra Pembatalan Proyek PSEL Kota Bekasi  

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:00 WIB

Di Quotient TV, Alvin Lim: Nasib IKN Jika Tanpa 9 Naga

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:02 WIB

Prapid Judol, Hakim Tunggal PN Jakpus Peringatkan Satgas dan Penyidik Polri

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:53 WIB

Jiwa “Korsa” Jampidum Soal Puluhan Senpi Tak Dimusnahkan Dipertanyakan

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:33 WIB

7 Tahun Sudah Proses Hukum Hak Prof. Ing Mokoginta Tanpa Kejelasan

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:55 WIB

Waduh…!!!, Kasus Senpi Ilegal Sudah Inkrah Barbuk-nya Kemana?

Berita Terbaru

Foto: Titik - Titik Lokasi Proyek

Seputar Bekasi

LIAR Soroti Kerugian Negara Pada Proyek Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi

Jumat, 12 Jul 2024 - 15:34 WIB

Foto: Kades Karang Rahayu Ino Herawati Saat Digiring Petugas Kejari Kabupaten Bekasi

Seputar Bekasi

Kades Karang Rahayu Ino Herawati Jadi Tersangka Sewa Tanah Kas Desa

Jumat, 12 Jul 2024 - 14:59 WIB

Foto: Ketua FKMPB Eko Setiawan Bersama Kepala Desa Sumber Jaya, Sofyan Hakim

Seputar Bekasi

FKMPB Ucapkan Selamat Atas Perpanjangan Jabatan Kades Sumber Jaya

Jumat, 12 Jul 2024 - 12:34 WIB