Bebaskan Charlie Chandra, Alvin Lim Ungkap Strategi Kemenangan Lawan 9 Naga

- Jurnalis

Senin, 6 Mei 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Charlie Chandra

Foto: Charlie Chandra

BERITA JAKARTA – Alvin Lim, seorang pengacara yang terkenal dengan pendekatan hukumnya yang bijaksana, telah memberikan pandangan yang menarik terkait strategi dalam menghadapi salah satu pihak dari kelompok yang dikenal sebagai “9 Naga”.

Dalam pernyataannya, Alvin menyoroti urgensi untuk mencari penyelesaian non-pidana terlebih dahulu, mengingat kemungkinan adanya dukungan dari pihak Kepolisian.

“Dalam menghadapi 9 Naga, saya sarankan untuk mencoba menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak melibatkan tindakan pidana terlebih dahulu,” ujar Alvin, Senin (6/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menegaskan bahwa seringkali ada tekanan dari aparat Kepolisian untuk menyelesaikan konflik dengan cara-cara yang konvensional.

Dalam contoh kasusnya, Alvin menunjukkan bagaimana pendekatan ini berhasil dalam pembebasan Charlie Chandra.

Baca Juga :  Pusat Data Nasional Diretas, Salah Peretas Atau Menkominfo?

“Istilah 9 Naga sebenarnya mengacu pada sosok konglomerat yang memiliki peran penting dalam mengendalikan perekonomian Indonesia.

“Tapi ini bukanlah konotasi negatif, melainkan menggambarkan pengusaha yang sangat berpengaruh,” ujarnya.

Menurut Alvin, setrategi terbaik dalam menghadapi pihak 9 Naga adalah dengan menghindari konfrontasi langsung.

“Jangan pernah bertarung keras melawan mereka. Mereka memiliki sumber daya dan kekayaan yang besar,” tuturnya.

“Cara terbaik untuk berhasil adalah dengan mendekati mereka dengan sikap terbuka dan berbicara dengan sopan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Alvin menekankan bahwa langkah hukum pidana harus dipertimbangkan sebagai opsi terakhir.

Dia menyoroti bahwa dalam banyak kasus, pihak yang memiliki kekayaan lebih besar memiliki keunggulan dalam sistem hukum.

“Jika kita terpaksa mengambil langkah hukum yang sering kali menang adalah mereka yang memiliki uang,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

Alvin juga memberikan peringatan penting kepada masyarakat tentang pentingnya memilih pengacara dengan hati-hati.

“Tidak semua pengacara memiliki kemampuan atau keinginan untuk menyelesaikan kasus dengan solusi terbaik. Ini bisa berdampak besar pada hasil akhir,” katanya.

Sebagai bukti kesuksesan pendekatan ini, Alvin mengumumkan rencananya untuk mengadakan sebuah podcast di Quotient TV bersama Charlie Chandra.

“Dalam podcast tersebut, saya akan membuktikan bahwa LQ Indonesia Law Firm tidak hanya sukses dalam menangani kasus dengan 9 Naga, tetapi juga dalam menyelesaikan berbagai konflik hukum dengan bijaksana,” pungkasnya.

Dengan pandangan yang bijaksana dan pengalaman yang luas, Alvin Lim telah memberikan sumbangan yang signifikan dalam menjaga keadilan dan menyelesaikan konflik hukum di Indonesia. (Indra)

Berita Terkait

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi
Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin
Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam
Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya
Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin
Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK
Bubarkan Polri, Alvin Lim: Masyarakat Sudah Muak Dengan Oknum Polri
Pusat Data Nasional Diretas, Salah Peretas Atau Menkominfo?
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:09 WIB

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:27 WIB

Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:28 WIB

Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB