Basarnas Semarang Gelar Apel Siaga Kesiapan Personil 24 Jam Hadapi Bencana

- Jurnalis

Rabu, 13 Desember 2023 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas Semarang Jawa Tengah

Basarnas Semarang Jawa Tengah

BERITA SEMARANG – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang menggelar Apel Siaga dan Gelar Peralatan dalam rangka kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi bencana hidrometeorologi (banjir dan tanah longsor) di wilayahnya.

Menurut Kepala Basarnas Semarang, Heru Suhartanto, apel siaga dan gelar peralatan ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Kami berharap dengan kesiagaan yang sudah kita lakukan selama ini, yakni 24 jam kesiapsiagaan kami akan lebih meningkat,” terang Heru kepada awak media usai apel siaga dilapangan Mess Basarnas Gondoriyo, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/12/2023).

“Sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan atau terjadi bencana meteorologi, kita semua yang ada di kantor maupun yang ada di pos dan unit sudah siap untuk bergerak melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” tambahnya.

Kesiapan Peralatan Basarnas Semarang Jawa Tengah

Heru menyatakan, pihaknya sudah waspada secara keseluruhan. Mengingat dari musim kemarau yang cukup ekstrem dan dengan adanya curah hujan saat ini yang sulit untuk diprediksi, dan mungkin akan masuk ke curah hujan yang cukup tinggi.

“Dimungkinkan akan terjadi potensi bencana meteorologi, baik bencana tanah longsor maupun banjir hingga banjir bandang. Dan ini kita lihat sudah mulai, kantor Basarnas Semarang sudah beberapa kali melaksanakan operasi untuk tanah longsor dan banjir,” terang Heru.

Heru mengatakan, dalam kesiapsiagaan personel dan peralatan menghadapi bencana hidrometeorologi ini, total personel yang diterjunkan ada 144 orang, ditambah kekuatan dari potensi SAR dibawah pembinaan Kantor SAR Semarang.

“Kami berharap dengan kolaborasi dan sinergitas antara Basarnas dengan potensi SAR mudah-mudahan mampu mengcover wilayah Jawa Tengah dalam menghadapi bencana meteorologi ini,” imbuhnya.

Sementara untuk peralatan yang disiapkan menurutnya sama seperti yang ada di setiap pos dan unit, yakni alat air berupa perahu karet lengkap, juga alat selam dan alat-alat bantu lainnya.

“Untuk peralatan penanganan longsor dan lainnya setiap pos dan unit kita punya alat bantu yang dimungkinkan apabila terjadi longsoran hingga merusak rumah, dan ada korban tertimbun di dalam rumah, kita bisa menggunakan alat untuk membuat akses dan membantu penyelamatan korban,” jelasnya.

Heru menambahkan, tujuan dilaksanakan apel siaga dan gelar peralatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan baik personel maupun sarana prasarana dan peralatan.

“Sehingga bila terjadi bencana hidrometeorologi berupa banjir atau tanah longsor dan kejadian lain yang mengharuskan untuk melaksanakan suatu operasi pencarian dan pertolongan, maka semua personel sudah siap digerakkan membantu dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB