Dompet Dhuafa Kemas Edukasi Menarik Melalui Dongeng dan Praktek Berbagi

  • Bagikan
Event Roadshow Sedekah Dongeng

BERITA SURABAYA – Maraknya kasus bullying yang terjadi dilingkungan sekolah akhir-akhir ini adalah Pekerjaan Rumah (PR) kita bersama untuk terus mengevaluasi dan mencari solusi agar tidak terulang dan bertambah korban, Rabu (5/10/2022).

Anak-anak merupakan elemen yang berperan penting terhadap kemungkinan terjadinya bullying di suatu lingkungan karena setiap anak berpotensi menjadi bibit pelaku bullying.

Hal tersebutlah yang mendorong Dompet Dhuafa Jawa Timur untuk menggelar roadshow sedekah dongeng dengan tema “Stop Bullying di Sekolah”.

Sedekah Dongeng merupakan event dongeng edukatif dan kreatif yang bertujuan untuk mengajak dan mengedukasi anak didik dengan cara yang menarik dan mudah diterima anak-anak. Event ini merupakan event rutin Dompet Dhuafa yang telah berlangsung sejak tahun 2015.

Roadshow Sedekah Dongeng Stop Bullying disekolah diadakan agar anak-anak bisa menjaga diri dari tindakan-tindakan bullying baik secara fisik, verbal, emosional maupun pelecehan seksual.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa mendidik anak untuk menjadi pribadi yang lebih berempati terhadap sesama.

“Perundungan anak atau biasa dikenal dengan bullying merupakan pembunuh nomor satu terbesar, Mengapa? Karena bullying bisa melemahkan mental, hati, dan pola pikir,” terang Najib Mutamam selaku Ketua Panitia Event Roadshow Sedekah Dongeng.

Keadaan itu, sambung Najib, membuat mereka malas melanjutkan kehidupannya. Hal ini tentu merupakan hal yang perlu jadi perhatian.

Agar value atau pesan mudah diterima anak-anak dan terkesan menyenangkan, Dompet Dhuafa menyertakan badut Bang Sidiq, icon Dompet Dhuafa yang berkolaborasi dengan Master Dongeng Indonesia, Kak Bimo sebagai pengisi acara dongeng.

Edukasi ini telah terlaksana di 25 sekolah tingkat KB atau TK hingga SMP di Kota Madiun, Magetan, Surabaya, Sidoarjo dan Malang pada tanggal 19-24 September 2022 dengan durasi masing-masing sekolah antara 30-60 menit.

Baca Juga  Pj Bupati Apresiasi Kontingen Kabupaten Bekasi Raih Juara Umum Poprov Jabar 2022

Selain edukasi yang menyenangkan, di akhir acara Dompet Dhuafa juga mengajak para siswa untuk bersedekah atau berbagi secara langsung agar menumbuhkan rasa empati anak-anak terhadap sesama.

Alhamdulillah sebanyak 5.587 siswa telah teredukasi tentang bullying dan berempati. Semoga kedepan semakin banyak siswa yang teredukasi dan mengasihi sesama, sehingga kasus bullying tidak lagi terjadi,” pungkas Najib. (Muh Nurcholis)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *