Uang Nasabah Ludes, LQ Indonesia Law Firm Ungkap Penipuan Skema Ponzi

- Jurnalis

Selasa, 1 Maret 2022 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja Sapta Oktohari (RSO)

Raja Sapta Oktohari (RSO)

BERITA JAKARTA – LQ Indonesia Law Firm, sebuah firma hukum yang dikenal paling vocal dan berani menyuarakan pemberantasan investasi bodong, setelah sebelumnya berhasil memproses kasus Koperasi Millenium dan menekan sehingga petinggi KSP Indosurya ditahan Mabes.

Kali ini, LQ Indonesia Law Firm dibawah komando, Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA menyoroti maraknya penipuan skema ponzi yang lagi viral, robot trading.

Dalam video edukasi hukumnya, LQ Indonesia Law Firm, menghimbau masyarakat agar waspada dalam menaruh dananya dan jangan tergiur dalam penipuan berkemasan investasi robot trading yang sedang marak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi keuntungan 10 persen sebulan tidak masuk akal dan konsep robot trading yang super pintar dan selalu menang dalam trading adalah hal mustahil dan pembodohan masyarakat. Masyarakat harus waspada,” kata Alvin.

Dikatakan Alvin, bagi yang tidak bisa menarik dananya agar segera lapor polisi dan yang ingin meminta bantuan hukum dapat menghubungi LQ Indonesia Law Firm di 0818-0489-0999, untuk konsultasi gratis.

Sugi selaku Kabid Humas LQ Indonesia Law Firm mengingatkan, agar seluruh aparat penegak hukum membantu dan menjalankan amanah Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas penipuan skema ponzi.

Bukan hanya tugas kami selaku Advokat, tapi kewajiban seluruh pihak, termasuk OJK, Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan wajib mengatensi maraknya skema ponzi yang memanfaatkan kondisi Covid-19 yang susah dan memakan masyarakat yang buta keuangan dan tergiur iming-iming potensi tinggi.

“Penawaran robot trading dengan profit 10 persen sebulan tidaklah logis dan hanya menunggu waktu, perusahaan atau broker tersebut bawa kabur uang. Waspada,” jelasnya.

Video Robot Trading dapat diakses di kanal Youtube LQ Indonesia Law Firm di :

Dalam videonya, Alvin menjelaskan bahwa investasi itu harus memenuhi 3 kriteria:

1.Resiko yang dapat di kontrol

2.Custodian yang dapat dipercaya

3.Plan atau bisnis yang jelas dimana ditaruhnya uang dan bagaimana prosesnya bisa transparan.

Tanpa tiga faktor diatas maka kemungkinan hanyalah sebuah modus penipuan dengan skema ponzi yang patut di waspadai.

Selain kurangnya kepekaan masyarakat akan keuangan, penindakan yang tebang pilih dari aparat penegak hukumlah yang menyebabkan maraknya Investasi bodong berkedok skema ponzi di Indonesia.

LQ Indonesia Law Firm, Sugi memberikan contoh PT. Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) besutan Raja Sapta Oktohari (RSO) yang sempat masuk di cover depan majalah Gatra yang diduga adalah perusahan penipuan skema ponzi berkedok perusahaan investasi yang laporan polisinya sudah naik penyidikan di Polda Metro Jaya.

Terhadap penipuan Alkes dan Binomo, polisi sangat cepat menahan para pelaku, sedangkan dalam kasus PT. Mahkota 2 tahun lebih berjalan, masih belum menunjukkan progres berarti dan tidak ada yang ditahan.

“Ini menunjukkan adanya tebang pilih dalam penanganan kasus investasi bodong. Jika kepolisian, banyak oknum dan takut kepada penjahat berkerah putih maka hancurlah sudah wibawa kepolisian Indonesia,” pungkasnya. (Sofyan)

Berita Terkait

Aktivis Lingkungan, KEMAH Indonesia Gelar Milad Ke-8 “Potong Tumpeng dan Santunan”
Kunjungan Jaksa Agung Ibarat Orang Tua Menemui Anaknya
Sikap Pimpinan MPR Rencana Amandemen UUD 1945 Setelah Pemilu di Apresiasi
Ribuan Buruh Berbagai Aliansi di Karawang Konvoi Menuju Istana Negara
Tetap Jaga Prokes, Ada 1.626 Kasus Omicron di Indonesia
Menteri BUMN Minta Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Sewa Pesawat
Komnas PA Murka Kasus Kekerasan Seksual 13 Anak di Bangun Purba
Mafia Pailit PT. BEP Modus Operandi Baru Perampokan Aset
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Rabu, 3 April 2024 - 23:49 WIB

Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Optimis Kliennya Dibebaskan Majelis Hakim

Rabu, 3 April 2024 - 11:49 WIB

Jaksa Hadirkan Saksi Kepolisian Saat Ditanya Prosedur Saksi Membisu

Berita Terbaru

Jumat 19 April 2024, Sejumlah LSM dan Ormas Menyatakan Sikap Dukung Dani Ramdan Kembali Jabat Pj Bupati Bekasi

Seputar Bekasi

Eskalasi Menguat, Pro dan Kontra Pj Bupati Bekasi Bermunculan

Jumat, 19 Apr 2024 - 14:48 WIB

RIBUT Dukung Sri Untari Bisowarno

Berita Daerah

RIBUT Dukung Sri Untari Bisowarno di Pilgub Jatim Periode 2024-2029

Jumat, 19 Apr 2024 - 12:54 WIB