Tebar Hoak, Pensiunan PNS Minta Maaf ke KSAD Dudung Rachman

- Jurnalis

Rabu, 15 Desember 2021 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pensiunan PNS Rudi Setiadi

Pensiunan PNS Rudi Setiadi

BERITA SURABAYA – Beredar video pendek permintaan maaf yang diucapkan oleh seorang pria paruh baya berdurasi 1 menit 46 detik, Rabu (15/12/2021).

Diketahui, di dalam video unggahan tersebut nampak seorang pria berada di salah satu kantor Kepolisian. Ucapan permintaan maaf pun tak lepas diucapkan oleh pria yang berada di dalam video itu.

Rudi Setiadi, diketahui pensiunan Pegawai Negeri Sipil atau PNS. Sesuai yang ada di dalam video, Rudi berdomisili di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Diduga, Rudi ditangkap pihak Kepolisian akibat perbuatannya yang telah menyebarkan informasi bohong atau hoak.

Sesuai pengakuannya, penyebaran berita bohong itu dilakukan pada grup WhatsApp dengan alasan yang didasari adanya penembakan salah satu prajurit TNI oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Motif saya, karena keprihatinan saya melihat TNI tewas di Papua,” akunya dalam video yang berdurasi 1 menit 46 detik tersebut.

Bukan hanya itu saja, Rudi juga melampirkan beberapa kalimat cemoohan terhadap KASAD, Jenderal TNI, Dudung Abdurrachman.

“Saya upload dan share ke grup WA umat Islam Amar Ma’ruf Nahi Munkar revolusi akhlak,” bebernya.

Saya, tambah Rudi, secara pribadi telah melakukan kebodohan, kesalahan. Saya mohon pada bapak KSAD Dudung Abdurrachman.

“Semoga bapak Kasad memberikan ampunan kepada saya,” pungkas Rudi dalam pengakuannya. (Almira).

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB