Betawi Bangkit Protes Keras Ondel-Ondel Kurang Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 5 April 2021 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Ormas Betawi Bangkit dibawah komando, David Darmawan, memprotes keras tentang ondel-ondel Betawi yang kurang dapat perhatian dan kepedulian dari Pemerintah. Ormas Betawi Bangkit selalu aktif dalam kesenian Betawi untuk melestarikan kebudayaan Betawi.

Kepada Matafakta.com, David Darmawan mengatakan, Ormas Betawi Bangkit yang paling besar dan paling banyak menyelenggarakan festival ondel-ondel mulai dari 2018 sampai sekarang. Bahkan, dichennel YouTube diikuti atau ditonton sekitar 35 juta orang.

“Jadi ondel – ondel itu bukan lambang kemiskinan atau kemelaratan, tapi lambang keberanian dan kesucian kaum Betawi. Kalo sekarang kesannya merendahkan ondel – ondel,” kata David, Senin (5/4/2021).

Apalagi, sambung David, kalau ondel-ondel dibilang musyrik, karena bentuk atau modelnya seperti sepasang boneka besar, tapi ini adalah bagian dari budaya orang Betawi.

“Ondel- ondel adalah salah satu aspek tradisional atau budaya orang Betawi, bukan musyrik. Kita minta kepada Allah SWT, bukan kepada ondel-ondel,” jelasnya.

Pada saat itu, lanjut David, ondel-ondel menjadi sarana untuk menyemangati masyarakat Betawi, doanya tetap minta kepada Allah SWT.

“Jadi sekali lagi perlu digaris bawahi bahwa itu bukan musyrik. Jadi kita itu tetap mintanya kepada Allah. Ondel-ondel hanya sebagai alat aja,” ulasnya.

Masih kata David, sebagai anak atau orang Betawi harus menggunakan yang sebenarnya karifan lokal, karena kita punya seni dan budaya untuk menghindari atau membentengi anak-anak kita dari kemiskinan dan kemarahan.

“Kita yang punya Kampung sendiri kok malu. Saya kalau punya ondel-ondel, kita bilang sama Badan Penyelenggara Pariwisata ondel-ondel kita harus tampil gitu,” tegasnya.

Saya sebagai Ketua Umum, tambah David, dari Betawi Bangkit dan Wakil Bendahara dari Bambu Suku Betawi 1982 dengan Bang Haji Oding sebagai Sekretaris lagi memikirkan agar budaya Betawi mendapatkan tempat yang wajar.

“Banyak anak-anak Betawi sekarang ini digunakan untuk kepentingan syahwat politik orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi
LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?
Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:59 WIB

Soal Desa Serang, PUSBAKUM SAW Bersama FKMPB Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

LPJ Keuangan Desa Karangsatu Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Dipertanyakan?

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB