PSHT Saradan Madiun, Bantu Sembako Korban Longsor di Desa Ngetos

- Jurnalis

Minggu, 21 Februari 2021 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Saradan DKP Madiun, kirimkan bantuan sembako korban tanah longsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (21/2/2021).

Kepada Matafakta.com, Ketua Ranting PSHT Saradan, Heru Purbo mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan hasil sumbangsi dari warga PSHT Ranting Saradan guna meringankan beban saudara – saudara kita yang lagi terkena musibah tanah longsor.

“Bantuan yang kita berikan berupa beras, minyak, mie instan dan lain-lain untuk segera di distribusikan kepada saudara – saudara kita yang tengah membutuhkan,” kata Heru.

Semoga, sambung Heru, bantuan yang diberikan dari hasil sumbangsi warga PSHT Saradan yang dikumpulkan, bisa bermanfaat bagi saudara – saudara kita yang tengah membutuhkan.

“Inilah rasa empati kami dari Ranting PSHT Saradan kepada saudara – saudara kami yang saat ini tengah mengalami musibah tanah longsor di Ngetos. Semoga, musibah ini cepat berlalu,” tungkas Heru.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Musibah itu terjadi Minggu 14 Februari 2021 sekitar pukul 18.30 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menyatakan, Tim SAR Gabungan, Rabu 17 Februari 2021 pagi kembali menemukan satu korban meninggal dunia.

“Dari data Pusdalops BNPB per Rabu 17 Februari 2021, total korban yang berhasil ditemukan Tim SAR berjumlah 13 orang meninggal dunia dan 6 orang masih dalam pencarian,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB