Jakarta Banjir Lagi, Wanita Emas: Anies Mau Nyalon Presiden?

- Jurnalis

Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Hujan lebat terus menerus kembali mengguyur Ibu Kota Jakarta, Sabtu 20 Februari 2021 dini hari. Seperti biasa, kondisi tersebut mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

Salah satunya di Kawasan Kemang Timur 5, Kemang, Pancoran, Jakarta Selatan. Banjir di lokasi ini lantaran air pada tanggul kali di sekitar daerah tersebut meluap deras.

Adapun salah satu yang tergenang banjir akibat kondisi itu, ialah kediaman Ketua Umum (Ketum) Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas), Hasnaeni.

“Banjir karena air dari sungai yang meluap yang sudah tidak bisa lagi tertampung,” kata Hasnaeni, Sabtu (20/2/2021) pagi.

Air banjir masuk menggenangi rumahnya, hingga ke kamar dan ruangan lainnya. Tingginya sekitar semata kaki orang dewasa. Akibatnya, sejumlah barang berharga miliknya terendam akibat banjir.

‘Wanita Emas’, sapaan populer Hasnaeni, menyesalkan kejadian yang menurutnya selalu berulang ini.

“Bagaimana ini Pak Gubernur Anies? Rakyatnya selalu kebanjiran, selalu menghadapi persoalan yang sama,” tuturnya.

Hasnaeni merasakan tak ada perubahan berarti kendati kepemimpinan di DKI berganti. Terutama pada persoalan yang mendasar dan rutin dipermasalahkan warga Jakarta.

“Setiap ganti Gubernur persoalan yang sama tak pernah teratasi, banjir, kemacetan dan kesenjangan sosial. Ini seperti makan nasi, itu-itu saja persoalannya,” sindir Hasnaeni.

Dia pun menyesalkan jika ada ambisi dari Anies untuk maju di perhelatan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, maupun di tahun-tahun yang akan datang. Sebab persoalan di DKI saja menurutnya tak bisa dituntaskan dengan baik.

Terus Pak Gubernur Anies, tambah Hasnaeni, mau nyalon jadi Presiden, bagaimana ini?. Persoalan yang sangat mendasar di DKI saja tidak bisa diselesaikan, tapi mau jadi Presiden di Republik ini yang harus mengurus 271 juta jiwa.

“DKI dengan 10,5 juta jiwa saja dia nggak bisa atasi, gimana mau nyalon jadi Presiden Pak Anies ini,” pungkas Hasnaeni. (Yon)

Berita Terkait

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026
Massa GPN Geruduk Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPK Kemayoran Jakpus
Aktivis AKHERA Sebarkan Spanduk “Stop Memprovokasi Rakyat”
Skenario Penjualan Saham PT. GBU Diduga Libatkan Mantan Kajari Jakpus
Belum Diadili, Pakar Hukum Menduga Zarof Ricar Pasang Badan
Pemprov DKI Jakarta Jatuhi Sanksi Pencemaran Udara ke PT. BKP
Petugas Kejari Jakarta Pusat Gagalkan Penyelundupan Sabu Lewat Makanan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Jumat, 4 September 2026 - 17:55 WIB

Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 16:28 WIB

Massa GPN Geruduk Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPK Kemayoran Jakpus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Aktivis AKHERA Sebarkan Spanduk “Stop Memprovokasi Rakyat”

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Skenario Penjualan Saham PT. GBU Diduga Libatkan Mantan Kajari Jakpus

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB