Kalapas Beri Sanksi Isolasi Napi Kedapatan Bawa Handphone

- Jurnalis

Senin, 15 Februari 2021 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah, menggelar razia di kamar hunian Lapas pada Sabtu 13 Februari 2021 malam.

Razia dilakukan oleh tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) yang beranggotakan para pegawai staf dari berbagai bidang.

Kepada Matafakta.com, Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi menerangkan, razia rutin ini dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi ancaman gangguan keamanan dan ketertiban Lapas sekaligus menciptakan kondisi Lapas yang kondusif serta jauh dari peredaran narkoba juga barang terlarang lainnya.

Dari penggeledahan tersebut ditemukan dua buah handphone, satu buah charger, satu buah headset, satu buah hitter, satu buah alat potong kuku dan satu buah pisau rakitan.

“Kami akan beri sanksi kepada masing-masing pemilik barang terlarang di area Lapas ini. Kami pastikan mereka akan masuk register F, yakni sel isolasi. Isolasinya bisa satu minggu bisa satu bulan,” katanya, Senin (15/2/2021).

Meski saat razia tidak ditemukan narkotika, tapi dua ponsel yang diamankan itu akan diperiksa untuk memastikan tidak adanya perbincangan terkait bisnis narkoba atau sejenisnya.

Namun, kemungkinan ponsel tersebut untuk menghubungi keluarganya, meski pihak Lapas sudah memberikan fasilitas wartel umum untuk mereka.

Dadi menegaskan akan memperketat pemeriksaan barang-barang masuk dari para tamu, pengunjung termasuk petugas.

Menurut Dadi, razia seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin maupun insidentil di titik-titik yang dianggap rawan.

Hal ini dilakukan untuk penguatan integritas dan peneguhan komitmen Lapas Semarang agar bebas dari handphone, pungli dan narkoba. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB