ATW SOLAR dan INDOCOM Group Pasarkan PLTS di Jateng

- Jurnalis

Kamis, 4 Februari 2021 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Kebutuhan akan daya listrik mandiri yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia semakin meningkat akhir-akhir ini. Bukan hanya di sektor komersial, namun juga di sektor perumahan. Hal itu, disampaikan Perwakilan PT. ATW SOLAR Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Bambang Widjanarko kepada awak media di Semarang, Kamis (4/2/2021).

“Seperti yang telah diramalkan sejak awal, PLTS mulai masuk ke Indonesia di tahun 2013, mulai tahun 2020 kebutuhan terhadap listrik bertenaga surya akan mengalami peningkatan besar,” kata Bambang.

Walaupun, sambung Bambang, pada akhir triwulan pertama 2020 penjualan PLTS sempat melambat seiring munculnya kepanikan masyarakat akibat merebaknya virus Covid-19 di Indonesia. Namun, pada pertengahan tahun 2020 malah terjadi peningkatan kebutuhan luar biasa di sektor perumahan.

“Akibat dari efek Work From Home (WFH) yang banyak meningkatkan konsumsi daya listrik di perumahan, sehingga mengakibatkan tagihan listrik bulanan membengkak,” jelas Bambang.

Menyikapi hal ini, PT. ATW SOLAR, sebagai salah satu pemain panel surya paling aktif di Indonesia, menjalin kerjasama pemasaran pada awal 2021 ini dengan INDOCOM Group Purwokerto untuk memasarkan PLTS ke berbagai sektor di seluruh Jawa Tengah.

Sementara, Direktur INDOCOM Group, Yenny Wijaya mengatakan, potensi bisnis PLTS kedepannya sangat menjanjikan, karena pada akhirnya dunia akan semakin banyak memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT), seperti surya dan bayu untuk menggantikan energi fosil yang terbukti jauh lebih polutif dan menyebabkan pemanasan global.

“Saat ini sudah ada sekitar 3.000 unit rumah yang menggunakan PLTS tersebar di seluruh Indonesia, dan sekitar dua pertiganya dipasang oleh PT. ATW SOLAR,” ujar Yenny.

Menurut Yenny, banyak kontrak yang masih dalam proses pengerjaan. “Kami ingin menangkap peluang yang masih sangat besar di Jawa Tengah, karena pemanfaatan EBT baru saja dimulai,” tukasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB