Cegah Covid-19, Stasiun Cepu Buka Layanan Rapid Antigen

- Jurnalis

Sabtu, 16 Januari 2021 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA CEPU – PT. KAI terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggannya dengan menjadikan tranportasi Kereta Api yang aman dari virus Corona atau Covid-19.

Sebelumnya, pelayanan Rapid Test Antigen di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol dan Tegal, mulai hari Sabtu 16 Januari 2021 kembali dibuka pelayanan Rapid Test Antigen di Stasiun Cepu yang merupakan kerja sama antara PT. KAI dengan PT. Jasa Prima Putra.

Kahumas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyampaikan, layanan Rapid Test Antigen di Stasiun Cepu dibuka mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB setiap harinya, dengan 2 petugas analis dan 1 petugas administrasi.

“Biaya masih tetap terjangkau yakni Rp105.000 untuk setiap calon penumpang KA,” kata Krisbiyantoro, Sabtu (16/1/2021).

Untuk menjaga protokol kesehatan terkait jaga jarak, kerumunan antrian dan menghindari penumpang ketinggalan KA, maka sehari sebelum hari keberangkatan KA, calon penumpang diharapkan sudah mendapatkan hasil Rapid Test Antigen tersebut.

“Persyaratan dengan Surat Keterangan Rapid Test Antigen ini hanya diperuntukkan bagi pelanggan KA Jarak Jauh dengan masa berlaku 3 hari sejak tanggal dikeluarkannya surat keterangan tersebut,” ujarnya.

Upaya ini, sambung Krisbiyantoro, untuk membantu program Pemerintah dalam menekan penyebaran wabah Covid-19 di tanah air.

PT. KAI menghimbau kepada masyarakat yang masuk di area stasiun untuk mematuhi protokol kesehatan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, serta menghimbau untuk menggunakan pakaian lengan panjang bagi pelanggan KA.

Menurutnya, peningkatan layanan dengan Rapid Test Antigen di stasiun Cepu ini dapat memberikan kemudahan bagi para pelanggan KA dan sebagai upaya PT. KAI dalam pencegahan penyebaran Covid-19. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB