Pandemi Covid-19, PWI Jateng Terapkan Jogo Wartawan

- Jurnalis

Jumat, 27 November 2020 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PWI Jateng

PWI Jateng

BERITA SEMARANG – Pandemi virus Corona atau Covid-19, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng memberikan dukungan kepada wartawan melalui Program ‘Jogo Wartawan. Karena, wartawan merupakan salah satu profesi yang memiliki potensi tinggi terpapar Covid-19, lantaran tuntutan kerja dari redaksi.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud menyebut, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, memiliki program andalan yakni jogo tonggo untuk menghadapi Pandemic Covid-19. Sebagai turunan atas jogo tonggo ini, PWI juga menterjemahkannya di level pekerja media. Yakni Jogo Wartawan yang merupakan bagian dari program kerja bidang Kesejahteraan PWI Jateng.

“Saat ini, sudah banyak wartawan di Jawa Tengah yang terpapar Covid-19, meski mereka sudah menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat saat melaksanakan peliputan. Seperti di Kota Semarang, ada beberapa wartawan senior yang meninggal usai terpapar Covid-19. Hal ini, tentunya menjadi perhatian serius bagi Lembaga PWI di Jawa Tengah,” kata Amir, saat ditemui di Kantor PWI Jateng, Jumat (27/11/2020).

Jogo Wartawan ini juga sebagai panduan dan cara PWI memberikan dukungan sebagai lembaga resmi yang menaungi pekerja media yang melakukan peliputan.

“Jogo wartawan ini kami inisiasi dan telah dirasakan Anggota PWI Jateng. Salah satunya seperti mengupayakan rapid tes kepada wartawan yang melakukan peliputan di Kota Semarang, baru-baru ini. Selain itu, dalam setiap pertemuan pengurus dan anggota sosialisasi tentang 3 M juga terus disampaikan,” ungkap Amir.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Jateng, Bakti Yudatama menambahkan, tidak hanya fasilitas rapid tes saja, namun jika ada anggota PWI yang terpapar covid-19. Pengurus PWI Jateng juga berkomitmen untuk mendukung kebutuhan sehari-hari saat isolasi mandiri.

“Kita tahu memang kondisi Pandemic saat ini semua terdampak. Apalagi jika ada yang terkena virus Corona, terus kalau sampai diisolasi pasti akan semakin kesulitan. Kami inisiasi untuk membantu kesulitan mereka sepenuhnya,” pungkas Yuda. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB