Jelang UKW, PWI Jateng Bersama Dinkes Gelar Rapid Test

- Jurnalis

Selasa, 24 November 2020 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Jelang pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng, menggelar kegiatan rapid test yang berlangsung di Kantor PWI Jateng, Selasa (24/11/2020).

Rapid test diikuti 30 orang dari jajaran pengurus PWI, para penguji Uji Kompetensi Wartawan dan peserta UKW sebagai antisipasi penyebaran vius Corona atau Covid-19.

Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui secara dini bagi anggota PWI yang diduga terpapar Covid-19. Apalagi PWI akan menggelar kegiatan UKW pada tanggal 26-27 November 2020.

”Kegiatan ini sebagai filterisasi bagi para anggota PWI yang banyak beraktivitas dengan berbagai kalangan. Ini juga mengikuti aturan Pemerintah, karena kita akan mengadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Disiplin protokol kesehatan juga kami terapkan dalam berbagai kesempatan,” kata Amir.

Menurutnya, kegiatan rapid test akan kembali digelar PWI Jateng pada Januari atau Februari 2021 mendatang. “Kami berharap kegiatan rapid test mendatang juga akan diikuti banyak anggota PWI yang lain,” ujarnya.

Staf Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jateng, Budi Nugroho SKM, Mkes menyatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas kepedulian PWI Jateng yang menggelar rapid test bagi seluruh anggotanya.

“Ini menindaklanjuti surat permintaan untuk mengadakan kegiatan rapid test yang diajukan PWI Jateng ke Dinas Kesehatan Provinsi,” ungkap Budi.

Sementara, Kepala Seksi Penunjang Pelayanan Balkesmas Wilayah Semarang, Muji Rahmawati SKM MKes menyebut, bila dalam pelaksanaannya nanti ada yang reaktif, maka pihaknya akan memberikan feedback untuk segera melakukan swab test.

“Sebaiknya memang melakukan rapid test terlebih dahulu agar lebih efisien sesuai dengan protokol dan Peraturan Kemenkes Revisi 5. Bila diketahui reaktif, baru dilakukan swab test,” ujarnya.

Dikatakan, hasil dari rapid test bisa langsung diketahui 15 menit setelah tes darah. “Kalau melihat secara fisik belum bisa diketahui reaktif atau nonreaktif, tergantung imunitasnya juga. Karena gejalanya ada yang ringan, sedang dan berat,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB