Pelestarian Keris, FPPSKI MoU Dengan Senapati Nusantara

Nurjianto (Kiri) Bersama Narwan Riyadi

BERITA YOGYAKARTA – Sekretaris Jendral Forum Pelestari Pencak Silat Keris Indoensia (FPPSKI), Narwan Riyadi adakan diskusi terbatas dengan Wakil Sekretaris Jendral Senapati Nusantara, Nurjianto di Wirabrajan Daerah Istimewa Yogyakarta belum lama ini.

Dalam diskusi terbatas yang diadakan kedua belah pihak tersebut, membahas tentang upaya kerjasama jangka panjang antara pihak FPPSKI dengan pihak Senapati Nusantara dalam mendorong upaya pelestarian keris melalui bidang seni pencak silat yang sudah dijalankan selama satu tahun oleh FPPSKI.

Wakil Sekretaris Jendral Senapati Nusantara yang menjadi perwakailan dari Senapati Nusantara, Nurjianto menyampaikan respon positif dari upaya FPPSKI dalam mendorong peletarian keris melalui bidang seni pencak silat.

“Melihat dari sisi fugsi dasar keris, saya selaku perwakilan dari pihak Senapati Nusantara menyatakan bahwa upaya Pihak FPPSKI dalam upaya melestarikan keris melalui bidang seni pencak silat, termasuk hal yang positif,” kata Nurjianto.

Menurutnya, upaya pelestarian tersebut tidak akan merusak kemurnian atau keaslian budaya yang terkandung dalam keris itu sendiri. Justru sebaliknya, akan mampu memunculkan fungsi keris pada zaman dulunya melalui kaedah seni pencak silat.

“Karena kalau kita pahami secara bersama dari fungsi keris pada zaman dulu, keris memang difungsikan sebagai senjata tikam yang dipergunakan untuk melindungi diri si pemiliknya atau pemegangnya,” papar Nurjianto.

Narwan Riyadi selaku perwakilan FPPSKI menyampaikan bahwa, tujuan dari diskusi tersebut untuk menyampaikan beberapa upaya yang sedang dijalankan FPPSKI bersama Senapati Nusantara dengan harapan ada kesamaan pandangan, sehinga kedepan terjalin kerjasama antara FPPSKI dengan Senapati Nusantara.

“Maksud dan tujuan saya soan untuk menemui perwakilan dari Senapati Nusantara adalah untuk menyampaikan beberapa upaya yang telah dijalanka dan sedang diupayakan oleh pihak FPPSKI dalam hal ini adalah upaya pelestrian keris melalui bidang seni pencak silat,” ungkapnya.

Setelah saya, sambung Narwan, adakan diskusi dengan mas Nurjianto selaku Perwakilan dari Senapati Nusantara banyak hal-hal menarik yang saya peroleh dari diskusi tersebut. Selain kami berdiskusi banyak untuk menyamakan presepsi serta pandangan bahwa upaya pelestarian keris melalui bidang seni pencak silat adalah salah satu hal yang berpotensi untuk mendorong pelestarian keris kedepannya nanti.

“Selain hal tersebut banyak juga ilmu tentang pemahaman keris yang saya peroleh dari mas Nur. Harapan saya kedepan dan tentu juga menjadi harapan dijajaran pengurus internal FPPSKI adalah adanya kerjasama jangka panjang antara FPPSKI dengan pSenapati Nusantara dalam mengupayakan pelestarian keris,” jelas Narwan.

Diskusi yang diadakan kedua belah pihak tersebut berjalan selama sekitar tiga jam dan menghasilkan kesepakatan dari kedua belah pihak untuk menjalin kerjasama jangka panjang yang telah ditulis dalam lembar berita acara kesepakatan kerjasama atau Memorandum Of Understanding.

Kedua kesepakatan itu tertuang melalui Nomor: 001/FPPSKI/XI/2020 dan Nomor: 068/SN/XI/2020, telah ditandatangani kedua belah pihak serta telah ditembuskan ke masing-masing pihak pengurus kedua organisasi tersebut. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *