Kapolda Jateng: Dengan PCR Diharapkan Tekan Penularan Covid-19

- Jurnalis

Jumat, 13 November 2020 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng

Polda Jateng

BERITA SEMARANG – Dalam upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan terhadap anggota Polri dan masyarakat umum, Rumah Sakit Bhayangkara Semarang membuka 2 layanan baru, yaitu Laboratorium PCR dan Ruang Pelayanan Forensik Klinik (Forklin), Jumat (13/11/2020).

Pagi ini, Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi meninjau instalasi PCR dan Ruang Pelayanan Forensik Klinik (Forklin) tersebut.

Kapolda menyampaikan, PCR akan mendeteksi material genetik virus Corona dan mendiagnosa Covid-19.

“Pada situasi pandemi saat ini sangat dibutuhkan pemeriksaan PCR, tujuannya untuk mengetahui segera apabila seseorang terpapar Covid-19. Selanjutnya bisa segera diisolasi dan dilakukan tracking, sehingga penularan bisa kita hindari,” ujar Kapolda.

Disebutkan, PCR atau sering disebut Polymerase Chain Reaction merupakan suatu standar baku untuk menegakkan diagnosis Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan menghindari kerumunan.

Karumkit RS Bhayangkara Semarang, Kombes Pol Dr. dr. Sumy Hastry menyampaikan, Lab PCR milik RS Bhayangkara masih menunggu proses sertifikasi dari Kemenkes agar terdaftar sebagai Laborat jejaring Kemenkes.

Diketahui, laborat PCR memiliki luas 37 M yang terdiri dari 3 ruangan. Ruang 1 penerimaan sample dan ekstraksi sample, ruang 2 ruang mixing reagen, dan ruang 3 yakni ruang pemeriksaa PCR.

“Kapasitas pemeriksaan alat PCR ini kurang lebih 100-150 per hari. Diharapkan pemeriksaan paling cepat 1 hari bisa selesai, dan maksimal 3 hari,” ungkap Karumkit.

Selain lab PCR, ada juga Forensik Klinik (Forklin) yaitu salah satu program unggulan baru di akhir tahun 2020 RS Bhayangkara Semarang, sebagai rumah sakit ramah perempuan dan anak.

Menurutnya, layanan ini ditujukan untuk memberi pelayanan terpadu dan komprehensif bagi korban kekerasan seksual pada perempuan dan anak yang melibatkan berbagai stakeholder, yaitu aspek medis medicolegal, aspek hukum, penanganan psikologi dan penanganan penyidikan

“Fitur aduan online bisa mudah diakses masyarakat melalui aplikasi yang tergabung dalam aplikasi pendaftaran RS Bhayangkara,” ujarnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB