Mulai 2 November, Rail Express Layani Pengiriman Barang

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2020 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang kembali menambah pelayanan pengiriman barang lewat Rail Express menggunakan KA Joglosemarkerto.

Kahumas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, tujuan pengiriman barang yaitu Solo – Semarang – Pekalongan – Tegal – Purwokerto – Kroya – Gombong – Kebumen – Kutoarjo – Lempuyangan – Yogjakarta, dengan tarif terendah 300/kg dan tertinggi 700/kg tergantung jarak jauh dekatnya pengiriman barang.

“Contohnya Semarang ke Pekalongan tarif Rp300/kg dan Semarang Kroya tarif Rp700/kg (minimal kirim 5 kg). Adanya penambahan pelayanan ini para pelanggan dapat menikmati layanan Rail Express dengan tarif yang murah, mudah dan banyak tujuan dalam pengiriman barangnya,” kata Krisbiyantoro di Semarang, Sabtu (31/10/2020).

Menurutnya, tarif distribusi logistik ini sangat terjangkau. Dengan demikian diharapkan mampu mendukung percepatan pemulihan ekonomi yang terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Rail Express merupakan layanan angkutan barang menggunakan kereta api yang murah, cepat, dan aman. Layanan Rail Express mencakup hampir semua jenis barang retail di antaranya paket, dokumen, motor, produk UMKM, e-commerce, bahan pangan, dan lainnya,” jelas dia.

Untuk syarat dan ketentuan serta informasi Rail Express selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI 121.

“Dengan hadirnya pelayanan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat menggunakan layanan Rail Express yang selalu dapat diandalkan,” ujarnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB