Jemput Anak di Polres Tangsel, Orang Tua Wajib Bawa KTP dan KK

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2020 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Tangsel

Polres Tangsel

BERITA BEKASI – Jajaran Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memulangkan 93 orang pelajar yang tertangkap saat akan mengikuti aksi demo penolakan UU Cipta Kerja. Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra.

“Ada 93 orang pelajar yang kita bawa ke Polres sudah dipulangkan dengan cara dijemput oleh orang tuanya masing masing,” ujar kepada awak media, Jumat (9/10/2020).

Angga menambahkan para orang tua tersebut wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) bila ingin menjemput anaknya. KTP dan KK sebagai bukti bahwa yang bersangkutan adalah orang tua sebenarnya.

“Dijemput orang tua dengan mewajibkan orang tua membawa KTP dan Kartu Keluarga untuk menghindari orang tua palsu. Takutnya dia nyewa abang-abang ojek online untuk ngaku-ngaku jadi orang tua. Jadi untuk antisipasi kita minta KTP dan sama KK,” ujarnya.

Para pelajar, lanjut Angga, telah dilakukan rapid test untuk memastikan agar mereka tidak tertular Covid 19, sehingga tidak beresiko menularkan ke keluarganya di rumah.

“Semua sudah rapid dan hasilnya non reaktif. Dan semua kita pastikan tidak ada yang membawa senjata tajam dan obat-obatan,” tuturnya.

Diberitakan sebelumya, Satreskrim Polres Tangerang Selatan mengamankan 93 orang pelajar yang akan mengikuti demo penolakan UU Cipta Kerja di depan Gedung Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka diamankan lantaran dikhawatirkan berpotensi menimbulkan kekacauan,” pungkasnya. (Yon)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB