Langgar Protokol, Warga di Pasar Ciluer Bogor Kena Push Up

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2020 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Bogor

Warga Bogor

BERITA BOGOR – Jajaran Anggota Polsek Sukaraja Bogor menjaring pengunjung di Pasar Ciluer, Sukaraja, Kabupaten Bogor, karena kedapatan tidak memakai masker. Mereka dikenakan dengan sanksi teguran dan sosial oleh petugas Satpol PP, Kamis (1/10/2020) pagi.

Pendisiplinan Protokol Kesehatan yang dilakukan jajaran Polsek Sukaraja, Koramil, serta Pol PP Kecamatan Sukaraja tengah digencarkan, kali ini operasi yustisi mengarah kepengunjung maupun pedagang Pasar Ciluer.

“Ada lima orang yang kejaring tidak memakai masker diberikan hukuman sanksi sosial berupa pusp up dan ada yang membersihkan tempat fasilitas umum,” kata Kapolsek Sukaraja, Kompol Ari Trisnawati kepada wartawan disela kegiatan tersebut.

Menurut Ari, sosialisasi yang terus dilakukan dalam upaya memberi edukasi dan pendisiplinan kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 terus dtingkatkan.

Kepada pelanggar, lanjut Ari, protokol kesehatan akan kita berikan sanksi yaitu baik pemberian sanksi denda maupun sosial.

Baca Juga :  Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja

“Kita harapkan dengan pemberian sangsi tersebut jumlah pelanggar protokol kesehatan dapat di minimalisir, sehingga upaya memutus mata rantai penyeberan covid 19 ini dapat berjalan dengan baik dan cepat,” ungkapnya.

Menurutnya, semua harus bersama melawan wabah Covid-19. “Dalam aktifitas sehari-hari agar menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar, dari penggunaan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dapat di jalankan dengan baik,” pungkasnya. (Yon)

Berita Terkait

Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja
KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita
Sambut HBA ke-64 dan IAD ke-24, Kejari Taliabu Tebar Keperdulian
Pelepasan KKM UNIBA Kelompok 63 Desa Sukajadi Carita Pandeglang
Soal Banner Pilkada, Pj Walikota Malang Sebut Itu Apresiasi Masyarakat..!
Kejati Jateng Mulai Usut Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-Alun Semarang
Maju Pilkada, Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat Dituding Bebani ASN
Kajari Pulau Taliabu Apresiasi Langkah Dinkes Kabupaten Pulau Taliabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:42 WIB

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Jumat, 19 Juli 2024 - 23:28 WIB

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:29 WIB

Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:19 WIB

Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:00 WIB

Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:59 WIB

Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:16 WIB

Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:55 WIB

Bubarkan Polri, Alvin Lim: Masyarakat Sudah Muak Dengan Oknum Polri

Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Blitar

Berita Daerah

Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja

Senin, 22 Jul 2024 - 08:24 WIB

Foto: Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW), Indra Sukma

Seputar Bekasi

Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”

Minggu, 21 Jul 2024 - 23:59 WIB

Ilustrasi Judi Online

Berita Utama

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:42 WIB

Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA)

Berita Daerah

KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:16 WIB