Harjanto: Cegah Corona Dengan Herbalice Sari Temulawak 

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2020 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Kunyit dan temulawak merupakan tanaman obat yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. Kunyit dan temulawak kini menjadi minuman kesehatan yang paling banyak digunakan untuk pengobatan tradisional dikalangan masyarakat.

Dengan mengkonsumsi temulawak bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit dan virus, terutama virus Corona atau Covid-19. Hal tersebut, diungkap Direktur CV. Herba Liem Putra, Harjanto Halim kepada awak media di Semarang, Kamis (6/8/2020).

“Masyarakat Indonesia sekarang tidak perlu susah lagi mengkonsumsi kunyit dan temulawak. Manfaat kunyit dan temulawak bisa didapatkan di produk Herbalice. Kunyit dan temulawak telah diekstrak ke dalam produk Herbalice. Dapat dikonsumsi panas maupun dingin, sehingga anak-anak hingga orang tua dapat mengkonsumsinya,” jelas Harjanto.

Menurutnya, diberbagai media juga telah menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang rutin mengkonsumsi jamu temulawak dan lainnya. Banyak juga himbauan bahwa mengkonsumsi temulawak bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai macam penyakit dan virus.

“Temulawak mengandung senyawa curcumin. Senyawa curcumin dapat menghambat pertumbuhan virus, baik secara langsung merusak fisik virus ataupun lewat penekanan jalur pensinyalan seluler dalam proses replikasi virus. Selain terdapat pada temulawak, senyawa curcumin banyak dimiliki juga pada kunyit,” bebernya.

Harjanto mengajak masyarakat untuk membudayakan mengkonsumsi temulawak setiap hari untuk kekebalan tubuh saat memasuki era new normal, dimana semua orang sudah beraktivitas kembali. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB