Yonarhanud 15 DBY Bersama KPBI Bikin APD Untuk Rumah Sakit

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2020 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – Perkumpulan Olahraga Panahan dan Berkuda Indonesia (KPBI) Jateng dan Yonarhanude 15 DBY bersama-sama membuat Alat Pelindung Diri (APD) berupa face shield (pelindung wajah) yang akan disumbangkan untuk tenaga medis di berbagai rumah sakit di Indonesia.

KPBI merupakan salah satu mitra jaring pembinaan teritorial terbatas Yonarhanud 15 DBY, dimana sebelum ada wabah Covid-19, KPBI rutin melaksanakan latihan panahan di Batalyon Arhanud 15 DBY.

Komandan Batalyon Arhanud 15 DBY, Letkol Arh Tri Yudhi Herlambang mengatakan, terinspirasi oleh aktivitas KPBI yang meniadakan aktivitas memanah dan berkuda selama wabah Covid-19, Yonarhanude 15 DBY bersama KPBI membuat pelindung wajah untuk tenaga medis di berbagai rumah sakit di Indonesia.

“Hingga hari ini sudah 1.200 face shield didistribusikan KPBI ke Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, Lampung, Kalimantan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara,” ungkapnya di Semarang, Rabu (22/4/2020).

Dikatakan, APD saat ini sangat dibutuhkan dan menjadi kebutuhan utama untuk keamanan diri bagi para medis yang bergabung dalam tim penanggulangan percepatan penanganan Covid-19.

Dari situlah saya bersama Ketua KPBI Chapter Semarang dan Sekretaris KPBI Chapter Semarang mempunyai ide dan gagasan untuk menggelar karya bhakti pembuatan APD face shield yang akan diberikan kepada para medis yang menangani Covid-19.

“Kami berharap APD pelindung wajah ini bisa sedikit membantu kelancaran para medis dalam bekerja, dapat dipakai dengan baik dan aman, serta dapat mengurangi jumlah para medis yang terpapar Covid-19. Mari bersama kita putus penyebaran Covid-19, stay strong, stay healthy dan stay home,” pungkas. (Nining)

Biro Semàrang

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB