Mulai Besok Dua KA Jarak Jauh, Harina dan Kertajaya Dibatalkan

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2020 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Api Harina

Kereta Api Harina

BERITA SEMARANG – Manager Humas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyatakan, sudah tidak ada lagi kereta api (KA) jarak jauh yang berangkat, datang, dari, ataupun menuju Semarang mulai besok, Kamis 23 hingga 30 April 2020, karena perjalanannya dibatalkan.

“Hal ini dikarenakan Kota Bandung memberlakukan PSBB mulai 22 April 2020 yang menjadikan pertimbangan pembatalan KA Harina trayek Surabaya pasarturi-Bandung pp transit dan melewati Semarang, juga karena okupansi yang rendah,” kata Krisbiyantoro di Semarang, Rabu (22/4/2020).

Begitu juga dengan KA Kertajaya trayek Surabaya pasarturi-Jakarta Pasar Senen transit di Semarang juga akan dibatalkan mulai Jum’at 24 April 2020 hingga akhir bulan, dengan pertimbangan yang sama yakni okupansi penumpang yang rendah.

“Hingga saat ini, jumlah KA-KA yang sudah dibatalkan perjalanannya baik yang pemberangkatan awal ataupun yang melewati Daop 4 Semarang sebanyak 68 perjalanan KA,

dengan rincian KA produk Daop4 Sm sejumlah 28 perjalanan KA, dan KA yang melintas dari Daop lainnya sejumlah 40 perjalanan KA,” jelasnya.

Namun perjalanan KA Maharani tujuan Surabaya keberangkatan pukul 12.02 WIB dan Kaligung tujuan Tegal keberangkatan pukul 05.00 WIB dan 16.35 WIB masih dioperasikan. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB