Waspada Corona, Petugas Gabungan Lakukan Pendataan Pendatang

- Jurnalis

Senin, 6 April 2020 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BLORA – Mengantisipasi penularan wabah virus Corona atau Covid-19 diwilayah Kabupaten Blora, Polres Blora bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Kodim 0721 Blora dan stake holder terkait terus melakukan berbagai upaya pencegahan, Senin (6/4/2020).

Polres Blora bersama aparat gabungan TNI dan Pemerintah Daerah melakukan pendataan dan pengecekan kesehatan terhadap warga pendatang.

Pengecekan kesehatan dan pendataan warga pendatang tersebut perlu dilakukan, karena untuk mengetahui dan memetakan sejauh mana kerawanan penyebaran virus Corona di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan mengungkapkan, pihaknya telah mendorong anggota untuk bersama – sama dengan instansi terkait melakukan upaya pencegahan. Salah satunya, melalui pengecekan dan pendataan di posko kesehatan di wilayah perbatasan.

Tampak, petugas Polsek Blora bersama Koramil Blora, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Tim Kesehatan melakukan pendataan dan pengecekan warga yang masuk ke wilayah Blora.

“Petugas gabungan mendata dan memeriksa tiap warga yang akan masuk Blora, dengan tujuan agar virus Corona tidak terjadi di Blora,” ucap AKBP Ferry.

Selain wilayah utara yang berbatasan dengan Kabupaten Rembang, petugas gabungan juga mendirikan posko di wilayah barat, di perbatasan Kabupaten Grobogan, serta di perbatasan Cepu-Jawa Timur.

Bahkan petugas gabungan juga mendirikan posko hingga ke desa atau kelurahan guna antisipasi penularan virus tersebut.

“Kita pantau hingga pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa, semoga Blora aman dari covid-19,” tandasnya.

Ashari, salah satu sopir angkutan umum jurusan Blora-Rembang mengaku senang dengan adanya pengecekan kesehatan tersebut.

“Dengan pengecekan kesehatan dan penyemprotan disinfektan saya merasa lebih tenang. Apalagi saya sopir yang tiap hari membawa banyak orang, resiko tertular besar, tapi mau gimana lagi kalau tidak nyopir ya enggak dapat uang,” ucapnya. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB