Daop 4 Semarang Eksekusi Lahan Milik PT. KAI

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2020 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SEMARANG – PT. KAI Daop 4 Semarang bersama kuasa hukumnya melakukan eksekusi melalui Pengadilan Negeri (PN) Semarang yàng dibantu pihak Kepolisian dan jajarannya, Rabu (18/3/2020) kemarin.

Manager Humas Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyampaikan, pelaksanaan eksekusi berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Semarang, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Semarang dan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap terhadap 20 lahan milik PT. KAI.

“Lokasi lahanya, Kebonharjo, Jalan Sadewa Utara, Jalan Imam Bonjol, Jalan Emplasemen Poncol, Jalan Hasanudin dan Patriot,” terangnya kepada Matafakta.com, Kamis (19/3/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan Krisbiyantoro, warga yang menempati lahan PT. KAI mengaku, telah menempati secara turun temurun selama bertahun-tahun, karena memiliki Surat Penunjukan Rumah dari PJKA dan mereka menganggap lahan tersebut tidak, termasuk kekayaan atau aset negara yang dipisahkan ketika PJKA dialihkan menjadi PT. KAI.

Baca Juga :  Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja

Mereka menganggap kata Krisbiyantoro, PJKA berbeda dengan PT. KAI. Sementara, pertimbangan putusan Pengadilan menyatakan, bahwa keberadaan pihak-pihak di dalam objek perkara karena sebagai pensiunan, anak pensiunan atau sanak saudara dan kerabat pensiunan. Oleh karena itu, haknya untuk menempati rumah-rumah dinas dengan sendirinya gugur.

“Mereka kini harus menyerahkan tanah dan bangunan yang selama ini dikuasainya kepada PT. KAI yang dulunya PJKA secara sukarela. Namun, karena mereka tidak juga menyerahkan lahan, maka eksekusi pengosongan dilakukan secara paksa,” jelasnya.

Meski suasana sempat memanas, eksekusi pengosongan tetap dilakukan secara paksa terhadap rumah-rumah dinas tersebut.

Sementara itu, Kuasa hukum PT. KAI Daop 4 Semarang, Jesse Heber Ambuwaru menyampaikan dengan eksekusi ini dapat meluruskan pemahaman hukum sebagian masyarakat yang masih menganggap PJKA adalah bukan PT. KAI. Padahal, secara hukum perubahan PJKA menjadi Perumka kemudian menjadi PT. KAI tidak merubah status kekayaan atau aset negara yang dipisahkan dan menjadi aktiva tetap/aset milik PT. KAI.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Sleman Luncurkan Program "Jabat Kampus"

“Eksekusi ini merupakan bentuk penyelamatan aset milik negara yang dikuasai oleh pihak-pihak yang tidak berhak secara hukum,” tandasnya.

PT. KAI Daop 4 Semarang menghimbau, bagi warga Semarang baik para pensiunan atau kerabat dari para pensiunan PT. KAI yang dahulu PJKA, jangan mudah terpengaruh atau mau dimanfaatkan oleh oknum atau pihak-pihak yang mengatakan bahwa lahan milik PT. KAI dahulu PJKA dapat dimilki atau diambil alih kepemilikannya. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Sleman Luncurkan Program “Jabat Kampus”
Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja
KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita
Sambut HBA ke-64 dan IAD ke-24, Kejari Taliabu Tebar Keperdulian
Pelepasan KKM UNIBA Kelompok 63 Desa Sukajadi Carita Pandeglang
Soal Banner Pilkada, Pj Walikota Malang Sebut Itu Apresiasi Masyarakat..!
Kejati Jateng Mulai Usut Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-Alun Semarang
Maju Pilkada, Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat Dituding Bebani ASN
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:25 WIB

Kejari Kabupaten Tegal Memburu Pelaku Korupsi Dana Desa

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:03 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Selesaikan Kasus Sadi Bin Kadin Dengan Restoratif Justice

Senin, 22 Juli 2024 - 15:41 WIB

Waduh..!!!, Setahun Kejari Jakpus Tak Sidangkan Pemalsuan Surat KSP Indosurya

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:40 WIB

Soal Final Kepailitan, Praktisi Hukum Persoalkan Trasparansi Publik PN Jakpus

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:07 WIB

Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:22 WIB

Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:26 WIB

Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:08 WIB

Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan

Berita Terbaru

LQ Indonesia Law Firm

Berita Utama

LQ Indonesia Law Firm Resmi Laporkan PT. Sentratama Investor Future

Kamis, 25 Jul 2024 - 11:50 WIB

KB TK AL-CHASANAH

Megapolitan

KB TK AL-CHASANAH Gelar Imunisasi Polio dan Gerakan Aksi Bergizi

Kamis, 25 Jul 2024 - 10:32 WIB

Kejari Kabupaten Tegal Jawa Tengah

Hukum

Kejari Kabupaten Tegal Memburu Pelaku Korupsi Dana Desa

Rabu, 24 Jul 2024 - 21:25 WIB