Polda Jateng Gerebek Pabrik Pembuat Pupuk Palsu 

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2020 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA WONOGIRI – Jajaran Polda Jateng bersama Polres Wonogiri dan Polres Klaten menggerebek pabrik pembuatan pupuk palsu di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Kamis (27/2/2020).

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengaku, prihatin adanya pupuk palsu yang diproduksi di wilayah tersebut. Kapolda mengingatkan, petani agar berhati-hati.

“Ciri-ciri pupuk palsu yang beredar diantaranya pupuk palsu lebih lengket, kemasannya pun beda dengan yang asli,” kata Kapolda.

Pupuk palsu ini, pertama ditemukan kelompok tani di Kabupaten Klaten. Setelah Polres Klaten membawa pupuk tersebut ke laboratorium, diketahui bahwa pupuk tersebut jauh dibawah standar.

Informasi yang berhasil dihimpun, pupuk tersebut milik Farid Giri Saputra (28) warga Blindas RT04/RW05, Kelurahan Pracimantoro, Kecamatam Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri dan Teguh Suparman (53) penduduk Belik RT01/RW11, Kelurahan Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro.

Pabrik pupuk milik Farid dibangun di Ngulu Kidul, Desa Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro dan di Blindas RT04/RW05, Desa Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro serta Karanglo, Desa Gebangharjo, Pracimantoro, Wonogiri.

Sementara pabrik pupuk palsu milik Teguh dibangun di Pule, Desa Gedong, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Camat Pracimantoro, Warsito menjelaskan, bahwa pabrik tersebut dulunya merupakan penggilingan kalsit. “Kalau penggilingan kalsit sudah puluhan tahun. Warga tak tahu kalau juga memproduksi pupuk palsu,” pungkasnya. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB