Baru Resmi 14 Hari, Jembatan Rp38 Miliar Karawang Bekasi Retak

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2020 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posisi Jembatan

Posisi Jembatan

BERITA KARAWANG – Belum genap satu bulan diresmikan Bupati Karawang tepatnya Rabu 12 Februari 2020, Gapura jembatan senilai Rp38 miliar yang digelontorkan dari APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2017 dan 2018 nyaris roboh dan retak menganga dibagian bahu jembatan dan jalan di sayap jembatan

Parahnya lagi, bukan hanya Gapuranya yang miring dan nyaris roboh, badan jalan dan penyambung jembatan juga tampak retak menganga dan nyaris patah

“Kalau yang ini (badan jalan) sampe ke jembatan kejadiannya semalam jam 3 pagi. Saya kaget mendengar suaranya Tek.. Tek.. Tek..,” ujar Iis Susilawati yang berprofesi sebagai tukang sapu Jembatan kepada Matafakta.com, Rabu (26/02/2020).

Melihat kondisi saat ini, Gapura dan badan jalan penyambung jembatan sangat membahayakan. “Tadi ada petugas dari Pemda Karawang, tapi sekarang ngak tahu pada kemana,” tandas Lis Susilawati yang biasa disapa Ibu Posisi ini.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Wahyu saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, akan segera melakukan langkah selanjutnya.

“Kegiatan tahun 2017 saya masih mengumpulkan data berkaitan dengan kegiatan tersebut. Sambil kita melakukan tindakan yang diperlukan segera,” tutupnya.

Perlu diketahui, Jembatan tersebut menghubungkan wilayah Rengasdengklok Kabupaten Karawang dengan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Indra/Mul)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB