Kodim Pekalongan Gerak Cepat Renpon Bencana Banjir

BERITA PEKALONGAN – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan pada Rabu (19/2) sore hingga Kamis (20/2) mengakibatkan banjir di sejumlah titik.

Sebagai respon tanggap darurat bencana alam, Kodim 0710 Pekalongan spontan membatu evakuasi warga dan pendampingan di beberapa titik pengungsian.

“Sudah sejak tadi malam kita kerahkan pasukan untuk membantu warga yang terdampak banjir, baik itu evakuasi maupun membantu masyarakat di pengungsian dan distribusi logistik mereka,” jelas Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto saat meninjau ke lokasi banjir.

Dikatakan, karena situasi cuaca masih belum menentu pihaknya akan terus mengerahkan pasukannya untuk membantu warga dengan semaksimal mungkin.

“Kita lihat cuaca masih belum menentu dan pengungsi masih bisa bertambah, sehingga kita akan terus kerahkan anggota untuk selalu membantu masyarakat yang terdampak banjir,” terangnya.

Dandim juga memberikan bantuan berupa makanan tambahan dan air mineral yang langsung diserahkan kepada pengungsi yang berada di beberapa titik pengungsian.

“Bantuan ini merupakan aksi spontanitas sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terkena musibah bencana banjir. Kita bersama instansi terkait memberikan bantuan berupa makanan tambahan dan air minum, harapannya dapat membantu meringankan beban mereka,” imbuhnya.

Sementara wilayah yang terparah terdampak banjir, di Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Hampir seluruh wilayah tersebut tergenang air dengan ketinggian antara 30 cm hingga 80 cm, sehingga mengakibatkan banyak warga yang mengungsi.

Tercatat hingga Kamis siang di Kota Pekalongan sebanyak 983 jiwa mengungsi yang terbagi di beberapa titik  antara lain, di  Aula Kecamatan Tirto 185 jiwa, Kelurahan Tirto 110 jiwa, Masjid Al Karomah 454 jiwa, Musholla Al Ihsan 62 jiwa dan Masjid Darul Istiqomah 172 jiwa.

Baca Juga  PWI Bersama Diskominfo Jateng Kembali Gelar UKW

Sedangkan di wilayah Kabupaten Pekalongan sebanyak 321 orang berada di PT. Dupantex Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa, dan  di PT. Lokatex berjumlah 30 orang. (Nining)

 

BeritaEkspres Group

Iklan

admin

Read Previous

Kasus SMPN 3, Mahasiswa Minta Kejari Transparan dan Usut Tuntas

Read Next

Kejaksaan Periksa Berkas AM Pelaku Penembakan di Kemang

Tinggalkan Balasan