Data Kurang Lengkap, Masiton Tuding BNN Tak Serius Gelar RDP

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2020 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNN

BNN

BERITA JAKARTA – Komisi III DPR RI menilai Badan Narkotika Nasional (BNN) tak serius dalam menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/2/2020). Pasalnya, data akan banyaknya pengendali yang selama ini disebut berada didalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas) tidak ditampilkan.

Akibat kurangnya data, RDP yang digelar akhirnya ditunda sambil menunggu kelengkapan yang diperlukan, dan akan dilanjutkan di Gedung DPR. Padahal, dari data yang diberikan, nantinya Komisi III akan mengevaluasi kinerja Direktur Jenderal (Dirjen) yang selama ini dinilai gagal.

Anggota Komisi III DPR RI, Masiton Pasaribu yang menyebut BNN belum lengkap dalam memberikan data dalam RDP tersebut. Pasalnya, data yang diberikan tidak menyebutkan Lapas dan Rutan mana saja yang selama ini dihuni oleh para pengendali.

“Karena narkotika sudah menjadi musuh kita bersama, maka pemberantasan terhadap narkorika tidak lagi boleh dengan cara yang normatif,” katanya.

Menurut Masinton, yang dikritisi pihaknya adalah penyajian data yang tidak lebih sekedar seperti brosur. Karena pihaknya saat ini tidak memiliki bahan untuk melakukan pendalaman, dimana saja peta rawan narkotika.

“Kalau dikatakan Lapas sebagai pusat kendali narkotika, oke di Lapas mana saja? Kota mana saja? Daerah mana saja?,” cetusnya.

Dengan data yang diberikan itu, kata Masinton, nantinya akan dijadikan bahan untuk berkordinasi dengan aparatur penegak hukum maupun Pemerintahan Daerah (Pemda). Tak hanya itu, aparatur terkait seperti Kemenkumham, Dirjen Pas, juga akan dipertanyakan agar segera melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika.

“Karena dalam Inpres P4GN, BNN sebagai leading sector yang mengintegrsasikan data-data dan pencegahan narkotika di Indonesia. Maka kami minta data itu, agar kami bisa mengawal dan kami bisa membantu tugas BNN dalam aparat penegak hukum lainnya dalam rangka kita perang terhadap narkotika,” tegasnya.

Masinton menambahkan, dari data yang didapat itu pihaknya juga akan minta Dirjen Pas untuk melakukan pembenahan di institusi pemasyarakatan. Karena hampir disemua pemberitaan, hingga informasi yang didapat, adanya proses kendali dan transaksi narkotika didalam Lapas.

“Ini menjadi persoalan serius terhadap dirjen PAS, kalau tidak mampu ya harus di evaluasi,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan, sesuai dengan RDP yang sering dilakukan, biasanya dari Komisi III menyerahkan data pertanyaan dan itulah yang dijawab pihaknya.

“Dan memang tadi kita serahkan semua data yang jadi pertanyaan Anggota Dewan,” tuturnya.

Terkait data para pengendali didalam Lapas dan Rutan, Heru mengaku pihaknya akan melengkapi sesuai dengan permintaan Anggota Dewan. Semuanya akan diberikan untuk membersihkan narkotika di Indonesia.

“Kita akan siapkan data yang diperlukan termasuk data keterlibatan didalam Lapas, siapa yang kita ungkap, kita akan berikan,” pungkasnya. (Stave)

Berita Terkait

Aktivis JNW Sesalkan Pengusiran Wartawan di Acara Sertijab di Kejati DKI Jakarta
Usir Wartawan Jaksa Agung Didesak Copot Kajati dan Kasipenkum Kejati Jakarta
Ini Kata Ketum LBH Harimau Raya Soal Dugaan Penggelapan Kas RW Rp11 Miliar
Forwaka Kejagung Gelar Mancing Mania Antar Pokja Wartawan
HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
Menteri Koperasi, OC Kaligis Hingga Jurnalis Raih Sudut Pandang Award 2026
Massa GPN Geruduk Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPK Kemayoran Jakpus
Aktivis AKHERA Sebarkan Spanduk “Stop Memprovokasi Rakyat”

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:43 WIB

Aktivis JNW Sesalkan Pengusiran Wartawan di Acara Sertijab di Kejati DKI Jakarta

Selasa, 29 September 2026 - 15:58 WIB

Usir Wartawan Jaksa Agung Didesak Copot Kajati dan Kasipenkum Kejati Jakarta

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

Ini Kata Ketum LBH Harimau Raya Soal Dugaan Penggelapan Kas RW Rp11 Miliar

Minggu, 20 September 2026 - 05:22 WIB

Forwaka Kejagung Gelar Mancing Mania Antar Pokja Wartawan

Kamis, 17 September 2026 - 12:31 WIB

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Berita Terbaru

Photo: Lokasi Pintuk Masuk atau Akses Jalan ke TPS Liar di Wilayah Kelurahan Kebalen

Seputar Bekasi

Waduh…!!!, Tembok Penutup Akses TPS Liar di Kebalen Dibongkar OTK

Minggu, 11 Okt 2026 - 23:32 WIB

Photo: Kunjungan Kerja di BPVP Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat 9 Oktober 2026.

Nasional

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Vokasi Bekerja

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:30 WIB

Photo: Acara Soft Opening President University Hospital, Sabtu 10 Oktober 2026.

Seputar Bekasi

Plt. Bupati Bekasi Hadiri Soft Opening President University Hospital

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:14 WIB