Diguyur Hujan, Perumahan Gebang Regency Cirebon Dikepung Banjir

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2020 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA CIREBON – Hujan yang mengguyur dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi, mengepung, Perumahan Gebang Regency (PGR) yang berlokasi di Desa Kalimekar, Kecamatan Gebang, Cirebon, Jawa Barat, Senin (3/2/2020) pukul 19:00 WIB.

Pantauan dilokasi, ketinggian air mencapai 60-80 cm yang diperparah efek dari buruknya sistem drainase, lokasi yang dikelilingi sawah dan tidak adanya pembuangan air yang mumpuni, sehingga menjadi salah satu penyebab banjir musiman di Perumahan tersebut.

“Disini, memang sudah menjadi lenganan banjir, tapi kali ini parah. Blok E ketinggian air mencapai 80cm,” kata Aiman salah seorang warga Perumahan kepada Matafakta.com, Senin (3/2/2020) malam.

Tampak dilokasi, beberapa anggota TNI diterjunkan langsung untuk membantu mengevakuasi warga korban banjir dengan menggunakan perahu karet.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini agar warga mewaspadai hujan dan petir yang disertai angin kencang disebagian wilayah Jawa Barat.

Hingga berita ini diturunkan, genangan banjir yang mengepung sebagian Desa Kali Mekar mulai berangsur menyurut.

Sementara, sebagian warga yang mengungsi karena rumahnya terjebak banjir masih memilih bertahan di tempat-tempat yang telah disediakan Pemerintah setempat, karena khwatir kembali terjebak banjir. (Wahyudin)

 

Biro Cirebon

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB