Satgas 303 Kostrad Sita Miras Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2020 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA KALIMANTAN – Dalam rangka menjaga kondusivitas di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad, kembali berhasil mengamankan seorang warga pembawa minuman keras (miras) ilegal saat melaksanakan pemeriksaan di jalan perlintasan perbatasan menuju Long Nawang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pos Long Nawang Statgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad, Lettu Inf Fauzi Abdurrachman di Long Kawang, Senin (3/2/2020).

Diungkapkan, Fauzi Abdurrachman, warga tersebut berinisial AB (37). Dia diamankan prajurit Satgas karena membawa tujuh botol miras ilegal cap apek dan tiga kaleng miras snow bir.

Peristiwa itu, terjadi saat personel Pos Long Nawang pimpinan Serka Erbin Sianipar melaksanakan sweeping rutin di jalan perlintasan perbatasan antara Indonesia-Malaysia di depan Pos Long Nawang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303 Kostrad.

“10 Miras yang dibawa AB dalam mobilnya kita amankan saat pemeriksaan kendaraan di perbatasan Indonesia-Malaysia,” katanya.

Fauzi Abdurrachman menjelaskan, pihaknya dengan gencar akan terus melakukan pencegahan penyaluran miras ilegas di wilayah teritorialnya di samping tugas pokok Satgas yaitu mengamankan kedaulatan NKRI.

Baca Juga :  Kajati Semarang Lantik Kajari Kabupaten Tegal Wuriadhi Paramita

“Karena salah satu pemicu timbulnya kondisi tidak aman datang dari pengaruh minuman keras. Apalagi saat membawa kendaraan yang bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada para pengendara yang kedapatan membawa Miras atau dalam pengaruh miras saat membawa kendaraan agar tidak lagi mengonsumsi miras. (CR-2)

Berita Terkait

Kajati Semarang Lantik Kajari Kabupaten Tegal Wuriadhi Paramita
Sah! Agus Alam Kausal Pimpinan Kejari Kepulauan Yapen
Emak-emak Siap Andra Soni Gubernur Banten Periode 2024-2029
Siap Jadi Wakil Khofifah, Untari Deklarasi Koalisi Rakyat Bersatu Jawa Timur
Soal Netralitas Pilkada, POKJA SUBARAYA Soroti Pejabat dan ASN Jawa Barat
Pj Walikota Malang Diperiksa Kajari Terkait Dugaan Penggelapan Aset
Tokoh Pemuda Apresiasi Terbentuknya Organisasi BAPER Tangsel
DPC Demokrat Ponorogo Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati Maupun Wakil Bupati
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:28 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Diminta Tangkap Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 24 Juni 2024 - 11:00 WIB

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:54 WIB

Ini Kata Delvin Chaniago Soal Rencana Penyuluhan Petugas Damkar Kota Bekasi

Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB

Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:45 WIB

FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:19 WIB

Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:51 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:42 WIB

Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     

Berita Terbaru

Foto: Alvin Lim, SH, MH

Berita Utama

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:32 WIB

Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI 2024-2029

Berita Utama

Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:09 WIB

Foto: Menkoinfo Budi Arie Setiadi (Kiri) dan Pakar Hukum, Abdul Fickar Hadjar (Kanan)

Berita Utama

Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol

Selasa, 25 Jun 2024 - 17:49 WIB