Polda Jateng: Ribut Ormas di Surakarta Karena Arogansi Bukan Radikal

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2020 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA SURAKARTA – Gabungan Tim Jatanras Polda Jawa Tengah (Jateng), Resmob Polresta Surakarta dan Resmob Polres Sukoharjo, gelar konferensi pers terkait 2 kasus pengeroyokan antar kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas).

Kegiatan dipimpin langsung, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol. Budi Hariyanto didampigi Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Andi Rifai dan Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Dalam kasus pertama, disebutkan adanya pengeroyokan antara Ormas PSHT dan Winongo pada Selasa 14 Januari 2020 sekira pukul 23.30 WIB sepulang dari Kopdar Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) di Umbul Win-Win Pengging.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para pelaku, mendapati temanya dalam keadaan kepala terluka dan mengaku dikeroyok oleh Ormas PSHT,” terang Budi.

Baca Juga :  PKS dan PBB Jatim Dukung Politikus PDIP Sri Untari Maju Dalam Pilgub Jatim

Kemudian sekitar 200 meter, salah satu pelaku, melihat sekelompok warga dari PSHT di Warung Angkrigan (HIK). Selanjutnya, Ormas Winongo menghampiri kelompok PSHT dan langsung mengeroyok para korban.

“Diketahui pelaku berjumlah 7 orang, 2 diantaranya masih dibawah umur. Sedangkan korban ada 4 orang,” kata Budi.

Jadi sambung Budi, penyebab pengeroyokan ini karena arogansi dari masing-masing Ormas, dimana masing-masing Ormas merasa kuat, bukan karena radikal.

“Memang ada beberapa Ormas yang terpapar radikal, namun sejauh ini masih bisa kita kendalikan, kita masih punya harapan setelah para pelaku mendapatkan hukuman, mereka bisa menjalani kehidupan normal,” ujarnya.

Sementara, kasus kedua yakni tawuran yang melibatkan Ormas yang sering beraksi menggunakan penutup kepala dengan plat nomor kendaraan yang dibengkokan.

Baca Juga :  Sugeng Riyanta Resmi Jadi Wakil Kajati Jateng Gantikan Teguh Subroto

“Kejadian pada Selasa 15 Desember 2020 pukul 21.30 WIB dimana para pelaku yang berjumlah 9 orang mendatangi rumah korban bernama, Antonius Chrismaxdiasto dengan mengendarai mobil pick up warna hitam dan motor di Dukuh Langenharjo RT02/RW05, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo,” ungkap Budi.

Sesampainya dirumah korban, pelaku langsung masuk memukuli korban dan membawa korban ke dalam mobil untuk dibuang ke suatu tempat. Namun korban kemudian melaporkannya ke Polsek Grogol guna proses lebih lanjut.

“Pada kasus kedua ini pelaku berjumlah 9 orang, 6 orang diantaranya masih DPO. Kita, sudah mengantongi nama-nama Ormas yang bersangkutan. Masih kita buru,” pungkasnya. (Nining)

Biro Semarang

Berita Terkait

PKS dan PBB Jatim Dukung Politikus PDIP Sri Untari Maju Dalam Pilgub Jatim
RIBUT Dukung Sri Untari Bisowarno di Pilgub Jatim Periode 2024-2029
Sugeng Riyanta Resmi Jadi Wakil Kajati Jateng Gantikan Teguh Subroto
Lepas Balik Kerja Bareng BPKH, Ini Pesan Anggota DPR RI Abdul Wachid
960 Peserta “Balik Kerja Bareng” BPKH Semarang Diberangkatkan ke Jakarta
Arus Balik, KAI Daop 4 Semarang Sudah Berangkatkan 126.228 Penumpang
Kasatlantas Polres Semarang: Arus Mudik Diperkirakan Hingga Senin
Kapolda Jateng Pantau Langsung Situasi Terkini Arus Mudik Lebaran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB