BERITA BEKASI – Belum ada sebulan dipasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sudah mati.
“Belum ada sebulan dipasang. Kayanya malah baru dua minggu udah ngak hidup lagi itu Lampu PJU,” terang warga sekitar yang tidak bersedia namanya disebutkan Matafakta.com, Kamis (1/10/2026).
Menurut informasi, kata sumber, lampu PJU yang belum lama dipasang tersebut mati dari panel-nya yang sudah berjalan selama dua minggu ini.
“Jadi baru dipasangnya dua minggu eh…matinya juga sudah dua minggu. Ngak tahu sampai sekarang masih mati belum nyala juga,” ucapnya.
Padahal, lanjut sumber, waktu lampunya masih menyala lumayan sepanjang Jalan Raya Perjuangan di Kebalen ini menjadi terang bisa mengurangi tingkat kejahatan.
“Waktu lampunya nyala lumayan jalan terang bisa ngurangi aksi kejahatan di malam hari. Kadang juga disini suka ada tawuran. Ya, semoga aja cepat dihidupkan lagi,” tandasnya.
Menanggapi hal tersebut, Aktivis Jaringan Nusantara Watch (JNW), Sofyan Hadi mengatakan, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, sebaiknya lebih seleksi dalam memilih rekanan.
“Kalau bicara lampu PJU baik PJU di Permukiman maupun di Jalan Raya sepertinya kualitasnya sama tidak ada yang beda ceritanya belum ada setengah tahun sudah mati,” sindir Sofyan.
Mungkin, sambung Sofyan, kalau masih baru belum lama dipasang masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga, tapi kalau perawatannya sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah repot.
“Kenapa repot? Sebab dengan kualitas yang ada maka biaya perawatan jangka panjangnya nanti akan besar menyedot APBD. Karena dari awal tidak selektif,” imbuhnya.
Sofyan berujar, anggaran program lampu PJU digelontorkan secara bertahap setiap tahunnya guna memenuhi target penerangan se-Kabupaten Bekasi.
“Bertahap itu seharusnya diawal program sudah bisa dievaluasi berjalan, sehingga kekurangan dan kelebihannya untuk dalam jangka panjang sudah bisa diantisifasi,” tuturnya.
Kalau dipaksa, tambah Sofyan, berjalan terus dengan gelontoran anggaran setiap tahun tanpa evaluasi berjalan maka kedepan akan menjadi beban perawatan yang tidak sedikit.
“Lah..gimana ngak berat kalau lampu dalam hitungan bulan sudah mati kali kan aja nanti kalau sudah target se-Kabupaten Bekasi berapa setahun biaya perawatannya coba,” pungkasnya. (Tim)






