Ayah Nizam Syafei Ungkap KDRT Pernah Terjadi Tahun 2025 Kemarin

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Nizam Syafei (Almarhum)

Photo: Nizam Syafei (Almarhum)

BERITA SUKABUMI – Anwar Satibi (38), ayah Nizam Syafei (12 tahun), mengungkapkan bahwa anaknya pernah menjadi korban KDRT pada 2025 oleh ibu tirinya.

“KDRT ini, sudah pernah terjadi cuma dimediasi, karena istri sempat sujud ke saya jangan lapor mamah mau tobat,” ujar Anwar, Jumat (20/2/2026).

Akhirnya, kata Anwar, terjadi lah perdamaian dengan istrinya, sehingga laporan polisinya di Polres Sukabumi tidak berlanjut.

“Sebetulnya laporan saya tahun 2025 kemarin di Polres Sukabumi masih belum dicabut,” kata Anwar.

Anwar mengaku, kini tengah mencari kejelasan soal penyebab kematian anaknya Nizam Syafei, karena seperti ada luka bakar yang terdapat pada sekujur tubuh korban.

“Luka-luka ini lah yang menjadi dugaan saya adanya KDRT pada Nizam oleh ibu tirinya. Maka, saya mendorong untuk dilakukan autopsi,” tuturnya.

“Intinya saya tidak bisa menuduh dan memfitnah, tapi ingin memastikan dari kematian anak saya Nizam,” tambahnya mengakhiri.

Sebelumnya, viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi bocah berusia 12 tahun bernama Nizam Syafei dipenuhi dengan luka disekujur tubuhnya.

Dalam video viral itu, Nizam berstatus sebagai santri disebut menjadi korban dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya.

Bocah asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu, kini telah dikabarkan meninggal dunia pada Kamis 19 Februari 2026 sore.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari pihak forensik.

“Sudah sedang berjalan penyelidikan, sambil nunggu hasil otopsi,” pungkas AKP. Hartono. (Roni Mahendra)

Berita Terkait

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat
Lokasi TPS Liar Sempat Viral di Kebalen Siang Tadi Kebakaran
Diduga Salah Obat, Ketua KBPP Polri Pematangsiantar Meninggal di RS. Efarina Etaham
Viral CCTV Diduga Oknum Kades Dengan Politisi di Bekasi Bermesraan Dalam Lift
Begini Akhir Nasib Wartawan Gadungan Peramps Ponsel Guru di Sukabumi
Ngamuk Tagih Uang Koran, Oknum Wartawan di Sukabumi Dibekuk Polisi
Hercules TNI AU Bawa Bantuan Presiden Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan
Terjunkan Tim Alfa, TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:18 WIB

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Senin, 14 September 2026 - 19:12 WIB

Lokasi TPS Liar Sempat Viral di Kebalen Siang Tadi Kebakaran

Selasa, 8 September 2026 - 15:36 WIB

Diduga Salah Obat, Ketua KBPP Polri Pematangsiantar Meninggal di RS. Efarina Etaham

Kamis, 3 September 2026 - 07:45 WIB

Viral CCTV Diduga Oknum Kades Dengan Politisi di Bekasi Bermesraan Dalam Lift

Rabu, 2 September 2026 - 11:11 WIB

Begini Akhir Nasib Wartawan Gadungan Peramps Ponsel Guru di Sukabumi

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB