BERITA MEDAN – Kasus kebakaran yang tewaskan wartawan Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu, ternyata telah berlalu selama 8 bulan tanpa penyelesaian.
Anak mendiang yang bernama Eva Meliani Pasaribu menuntut keadilan atas peristiwa yang merenggut nyawa ayahnya itu.
Eva menyampaikan permohonannya di dalam sebuah video yang direkamnya sendiri yang kemudian sudah beredar luas, Rabu 12 Februari 2025.
Dalam videonya, Eva mengatakan ada keterlibatan salah seorang oknum anggota TNI yang disebutnya bernama Herman Bukit, pemilik bisnis judi yang tidak terima lantaran diberitakan dalam liputan mendiang ayahnya, Rico.
“Terkait persidangan yang diadakan pada Senin, 16 Desember 2024 kemarin saya hadir dan mendengar langsung bahwa Bulang atau Bebas Ginting menyampaikan dipersidangan bahwa adanya keterlibatan pihak lain dan juga langsung menyebutkan nama Bukit,” ucapnya.
“Saya yakin bahwa Bukit yang dimaksud oleh Bulang tersebut adalah Herman Bukit atau oknum TNI pemilik bisnis judi di Kapten Bom Ginting yang diberitakan oleh ayah saya,” sambungnya.
Eva pun meminta para terdakwa yang terlibat dapat dihukum dengan seadil-adilnya. Ia meyakini ayahnya Rico menjadi korban pembunuhan yang direncanakan imbas liputan pemberitaannya.
“Saya memohon keadilan seadil-adilnya terhadap pemeriksaan dan hukum kepada para terdakwa dan aktor-aktor lain yang terlibat dalam kejahatan ini,” ujarnya.
Eva pun turut memohon kepada petinggi Negara untuk turut memberikan perhatian serius atas kasus yang menimpanya ini.
Oleh karena itu, kata Eva, ia meminta bantuannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, KASAD TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak, Pangdam 1 Bukit Barisan, Letjen Muhammad Hasan.
“Untuk memerintahkan kepada Pomdam 1 Bukit Barisan untuk memeriksa Bulang dan dua terdakwa lainnya yang saat ini diperiksa oleh Pengadilan Negeri Kabanjahe atas keterlibatan oknum TNI Herman Bukit yang diberitakan oleh ayah saya,” tandasnya.
Kasus ini sendiri terjadi pada 27 Juni 2024 lalu, di mana rumah semi permanen yang ditempati Rico bersama keluarganya dibakar.
Dalam peristiwa itu menyebabkan 4 orang meninggal dunia yakni, Rico, istrinya Elparida Ginting, anak mereka Sudi Investigasi Pasaribu dan cucunya yang masih balita, Loin Situngkir. (Joy Faldo)






