BERITA BEKASI – Lembaga Swadaya Masyarakat Gada Sakti Nusantara (LSM GANAS), terpaksa menyambangi langsung Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).
Pasalnya, sikap pengurus Partai berlambang pohon beringin tersebut mangkir dan bungkam atas surat permohonan keterbukaan informasi publik yang telah dilayangkan LSM GANAS sejak 26 September 2026 lalu.
Alih-alih menunjukkan profesionalisme sebagai Partai besar pemegang aspirasi rakyat, DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi tersebut, justru memperlihatkan gestur anti-transparansi.
Permohonan data terkait kejelasan kepengurusan Partai ditingkat Kecamatan yang dilayangkan secara resmi, justru direspons dengan cara-cara amatir dan melecehkan prosedur administrasi.
Ketua Umum (Ketum) LSM GANAS, Brian Shakti mengungkapkan kekecewaan atas sikap lempar batu sembunyi tangan yang ditunjukkan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.
Sebab, pihak Sekretariat DPD Partai Golkar hanya berani memberikan jawaban secara lisan melalui sambungan telepon serta menolak memberikan jawaban resmi secara tertulis dengan dalih “keputusan pengurus”.
Jawaban berubah-ubah
Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, sempat berjanji akan memproses surat pada Senin kemarin, namun secara sepihak hari ini, pihak Sekretariat malah meralat dan menyatakan tidak akan ada balasan surat secara resmi.
Pengakuan Setengah Hati
Dikatakan Brian, Sekretariat memang mengakui bahwa salah satu nama yang dipertanyakan adalah pengurus Partai tingkat Kecamatan, namun mereka mati-matian menolak membuktikannya secara administratif.
Brian berujar, sikap tertutup ini sangat mencederai semangat keterbukaan informasi publik dan mengkhianati kepercayaan masyarakat.
Sebagai Partai politik kata Brian yang notabene menggunakan anggaran publik dan membawa mandat rakyat, Partai Golkar seharusnya menjadi teladan dalam tata kelola organisasi yang akuntabel, bukan malah bersembunyi di balik alasan birokratis yang tidak masuk akal.
“Partai sebesar Golkar ternyata bobrok secara administrasi dan tidak profesional dalam melayani kepentingan masyarakat. Ada apa di balik kubu DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi?,” ucapnya.
“Mengapa begitu alergi hanya sekadar mengonfirmasi fakta kepengurusan tingkat Kecamatan?,” sambung Brian dengan nada kecewa.
Untuk itu, LSM GANAS mendesak agar DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi segera menghentikan gaya kepemimpinan yang elitis dan tertutup.
Jika transparansi, tambah Brian, ditingkat Kecamatan saja ditutupi, publik patut bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang disembunyikan di internal Partai penguasa daerah tersebut.
“LSM GANAS memastikan tidak akan tinggal diam dan akan terus membawa persoalan mandeknya informasi publik ini ke ranah yang lebih tinggi demi menegakkan hak masyarakat atas keterbukaan informasi,” pungkasnya. (Hasrul)






