BERITA BEKASI — Resah dan waswas. Itulah yang dirasakan warga di sekitar wilayah perbatasan area persawahan Kampung Kapek menuju Kedungwaringin.
Pasalnya, aksi tawuran antarkelompok remaja dikabarkan makin sering terjadi pada dini hari, tepatnya saat kondisi lingkungan sedang sepi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, aksi meresahkan tersebut umumnya pecah sekitar pukul 03.00 WIB.
Pertikaian biasanya terjadi di sepanjang jalan perbatasan sawah Kampung Kapek yang minim penerangan dan sepi dari lalu lalang kendaraan.
“Kabar dari teman dan warga sekitar, aksi tawuran ini sudah sering terjadi kalau masuk dini hari sekitar jam 3 pagi,” ujar warga yang menerima laporan kejadian, Jumat (26/9/2026) dini hari.
“Lokasinya di area perbatasan sawah Kampung Kapek ke arah Kedungwaringin,” sambungnya.
Kondisi jalur persawahan yang sepi di jam-jam rawan diduga dimanfaatkan oleh para pelaku untuk berkumpul dan melakukan aksi saling serang.
Warga khawatir bentrokan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan para pelaku sendiri, tetapi juga mengancam keamanan pengguna jalan yang melintas atau warga sekitar.
Masyarakat setempat berharap pihak kepolisian dan aparat keamanan terkait dapat segera turun tangan melakukan patroli rutin di jam-jam rawan.
Khususnya di titik perbatasan Kampung Kapek–Kedungwaringin, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali serta memberikan rasa aman bagi warga. (Mul)





